Setelah Dilaporkan, PNM Mekaar Syariah Cabang Wera Panggil Nasabah ke Kantor Camat Wera
Cari Berita

Advertisement

Setelah Dilaporkan, PNM Mekaar Syariah Cabang Wera Panggil Nasabah ke Kantor Camat Wera

Rabu, 28 April 2021

Foto: Surat Undangan PNM Mekaar Syariah untuk nasabah/Isitmewa


Indikatorbima.com - Menanggapi issue tentang penagihan malam dan cara pembayaran yang ramai dibicarakan oleh masyarakat, PNM Mekaar Syariah Cabang Wera mengundang seluruh nasabahnya untuk hadir di kantor Camat Wera, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima.


Surat dengan nomor 5-002 /MKR-WERA/IV/2021 perihal undangan tertanggal 26 April 2021 tersebut, meminta Perwakilan kelompok nasabah untuk hadir pukul 10.00 WITA-Selesai pada hari Jum'at 30 April 2021 mendatang.


Surat yang diterbitkan pada tanggal 26 April 2021 tersebut, baru terima oleh Nasabah dan perwakilan tiap-tiap kelompok nasabah pada tanggal 28 April 2021.


"Dengan ini kami bermaksud mengundang ibu-ibu selaku nasabah PT. PNM Mekaar Cabang Wera dan perwakilan dalam tiap-tiap kelompok untuk membahas masalah yang saat ini sedang ramai dibahas oleh masyarakat luas terkait penagihan malam dan cara pembayar nasabah," bunyi surat yang ditandatangani oleh Kepala PNM Mekaar Syariah Cabang Wera sebagai mana yang dikutip oleh media ini.


Melihat redaksi surat tersebut terkesan rancu, seperti sasaran surat undangan, apakah ditujukan untuk seluruh nasabah atau hanya perwakilan tiap-tiap kelompok saja, media ini pun melakukan klarifikasi kepada Nur Afiatullah Kepala PNM Mekaar Syariah Cabang Wera.


Katanya, undangan itu tidak wajib dihadiri oleh seluruh nasabah atau perwakilan tiap-tiap kelompok.


"Yang bisa hadir saja ta," jelasnya kepala media ini melalui pesan WhatsApp.


Sebagai informasi, keberadaan karyawan PNM Mekaar Syariah Cabang Wera ketika melakukan penagihan angsuran pinjaman pada tengah malam menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, bahkan beberapa pemuda melaporkan aktivitas karyawan perusahaan itu kepada pemerintah Kecamatan Wera.


"Tadi sudah kami sampaikan, dan pihak pemerintah Kecamatan Wera langsung menindaklanjuti laporan kami," kata Muhammad Kadafi kepada media ini.


Tim/IB