Wali Kota Bima Minta Perumda Bisa Mendorong Geliat Ekonomi Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

Wali Kota Bima Minta Perumda Bisa Mendorong Geliat Ekonomi Masyarakat

Senin, 15 Maret 2021

Foto : Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Bima Aneka, Drs. Ec. H. Ahmad Rimawan (kiri) dan Direktur, Julhaidin, SE. (IST/IB).


KOTA BIMA - Dewan Pengawas dan Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bima Aneka resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE di Aula Kantor Wali Kota Bima, Senin 15 Maret 2021.


Dalam acara tersebut secara resmi Julhaidin, SE dilantik sebagai Direktur Perumda Bima Aneka dan Drs. Ec. H. Ahmad Rimawan sebagai Dewan Pengawas. Pelantikan ini dihadiri dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H Mukhtar MH, seluruh jajaran Asisten Pemerintah Kota Bima, serta seluruh Kepala Pimpinan OPD Kota Bima, dan pimpinan BUMN/BUMD yang ada di Kota Bima.


Dalam sambutannya, Muhammad Lutfi berharap agar dengan dilantik dan disumpahnya pejabat Perumda tersebut mampu memikul tanggung jawab dengan baik dan maksimal, sehingga bisa mengembangkan dan memajukan usaha masyarakat Kota Bima.


"BUMD ini adalah yang perdana terbentuk di Kota Bima, Pemerintah berharap dengan hadirnya Perumda mampu menjadi satu perusahaan yang bisa mendorong geliat ekonomi masyarakat di Kota Bima," katanya melalui rilis yang diterima redaksi indikatorbima.com.


Selain itu, Lutfi juga berharap agar peran serta berbagai pihak untuk mendukung BUMD, karena badan usaha yang berdiri tidak lain adalah milik Pemerintah. "Pemerintah harus mensupport karena ini juga milik pemerintah, tidak berjalan sendiri," tambahnya.


Dia mengingatkan bahwa kehadiran BUMD haruslah berlandaskan pada aturan yang telah tercantum. Dengan demikian kegiatan usaha yang diupayakan bisa berjalan sesuai dengan ketentuan dan bisa menghasilkan deviden atau menghasilkan keuntungan baik bagi pemerintah maupun masyarakat.


"Badan usaha harus jelas marginnya, koridornya tidak boleh lari dari akta notaris atau ketentuan. Masukan dari berbagai pihak juga dijadikan pertimbangan sehingga BUMD bisa melaju dengan baik. Ketika BUMD tersebut sudah bisa menghadirkan deviden, berarti usaha tersebut sudah mulai berkembang dan bernafas," tutup Lutfi. (Rls/Han/indikatorbima.com).