184 Mahasiswa di Wisuda, Ini Pesan Ketua STIH dan Ketua MK
Cari Berita

Advertisement

184 Mahasiswa di Wisuda, Ini Pesan Ketua STIH dan Ketua MK

Minggu, 08 November 2020

 

Foto: Peserta Wisuda

Indikatorbima.com - Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah Bima gelar Wisuda dengan pola hibrida, yakni Luring dengan protokol Covid-19 dan Daring Via Zoom Metting, Sabtu, (07/11/02) bertempat di Gedung Seni Budaya Kota Bima.


Meski ditengah pandemi Covid-19, STHI Muhammadiyah Bima berhasil sebanyak 184 peserta Wisuda. Tentunya dengan tetap mentaati protokol Covid-19.


"Alhamdulillah, walau ditengah Covid-19, kegitan akademik tetap terlaksana. Dengan menggunakan pola daring dan luring. Luring tentu memperhatikan protokol Covid-19," papar ketua STIH Muhamadiyah Bima Dr. Ridwan, SH.,MH dalam sambutannya.


Ridwan menyampaikan, wisuda merupakan proses akhir dari kegiatan akedemik dan awal untuk memasuki fase baru, lebih-lebih tantangan di era revolusi industri yang makin kompleks. 


"Karena itu tidak boleh berhenti untuk belajar, dan harus terus mengasah kemampuan tiada henti," tuturnya.


"Alumni STIH tidak boleh merasa inverior, optimisme harus menjadi karakter," lanjutnya.


Di akhir sambutannya Ridwan juga menyampaikan harapannya kepada alumni untuk tetap menjaga nama baik almater.


"Alumni STIHM Bima, disamping penguatan skill,  juga mengembang misi idiologis, selalu berpihak dan menyatakan kebenaran, berlandaskan nilai kemanusian universal dan religius," tutupnya.


Sementara itu, melalui pola Daring Ketua MK, Dr. Anwar Usman, SH.,MH, Majelis Diktilitbang PP Muhamammadiyah, Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, MA, dan Kepala LLDIKTI VIII Nusra-Bali, Prof. Dr. I Nengah Dasy Astawa, M.Si juga memberikan orasi ilmiah dan menyampaikan sambutan.


Ketua MK, Dr. Anwar Usman, SH.,MH yang juga putra asli kebanggan masyarakat Bima, berpesan kepada peserta wisudawa agar menjadi tauladan bagi masyarakat, bangsa dan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kebenaran.


"Senantiasa merawat optimisme dan gairah keilmuwan, senantiasa menjunjung konstitusi dan kebenaran," harapnya.


Taufiqurrahman/Indikatorbima