Gubernur NTB Diminta Perhatikan Lagi Hasil Ikan di Bima, Libatkan Dalam Program JPS Gemilang
Cari Berita

Advertisement

Gubernur NTB Diminta Perhatikan Lagi Hasil Ikan di Bima, Libatkan Dalam Program JPS Gemilang

Rabu, 20 Mei 2020


Supriadin, Pemuda Desa Rupe Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.
BIMA -  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam program Jaminan Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap dua kini melibatkan pengusaha dan UKM lokal kabupaten/kota di NTB dengan tujuan agar ekonomi bergerak.

Bantuan JPS Gemilang tahap ke dua ini, Pemprov tetap memberikan bantuan berupa sembako dan suplemen berupa beras, minyak kelapa, ikan kering, ikan asin, abon ikan dan lainnya.

Pemprov akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota yang akan banyak berperan dalam kerjasama menangani dampak Covid-19 yang tengah dirasakan masyarakat. Dalam pengadaan minyak kelapa Pemprov NTB akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian Kabupaten/Kota, yang mengadakan abon ikan, ikan asin dan ikan kering koordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota.

Sementara itu, permintaan dalam pengadaan ikan ini dikabarkan, Pemprov NTB membutuhkan sebanyak 31 ton. Hal ini menuai komentar dari pemuda Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, Supriadin. 

UKM di Kabupaten Bima dalam sektor perikanan, katanya, hanya mendapat kuota 4 ton ikan. Padahal Kabupaten Bima adalah daerah penghasil ikan terbesar di NTB. "Bima adalah daerah penghasil ikan terbesar di NTB, baik ikan segar maupun ikan kering. Dan salah satu kecamatan penghasil ikan itu adalah kecamatan kami, Kecamatan Langgudu," ujar Supriadin, Rabu 20 Mei 2020.

Seharusnya berdasarkan kenyataan itu, menurut Supriadin, UKM yang paling banyak dilibatkan adalah UKM dari Bima. Sebab daerah Bima termasuk Kecamatan Langgudu, bisa memproduksi dengan jumlah jauh diatas 4 ton.

"Kami merasa kecewa Pak Gubernur. Bukankah salah satu semangat Pak Gubernur dibalik JPS yang sering bapak suarakan itu adalah pemberdayaan UKM di daerah," imbuhnya.

Mewakili nelayan dan pedagang ikan, Supriadin berharap Gubernur NTB Zulkieflimansyah lebih memperhatikan lagi daerah Bima. Di Kabupaten Bima ada Kecamatan Sape, Kecamatan Langgudu dan beberapa daerah pesisir lain penghasil ikan. 

Selain itu Kabupaten Dompu penghasil ikan Kecamatan Kilo, di Sumbawa ada Labuhan Jambu, Labuhan Alas, dan lain-lain penghasil ikan di NTB. Seharusnya program JPS Gemilang, kata Supriadin, menjadi hajatan bagi nelayan dan pedagang kecil di daerah-daerah tersebut. (Subhan/IB).