Di Tengah Pandemi Covid19, DKP Dompu Bagikan Ratusan Ribu Bibit Ikan
Cari Berita

Advertisement

Di Tengah Pandemi Covid19, DKP Dompu Bagikan Ratusan Ribu Bibit Ikan

Sabtu, 16 Mei 2020

Foto: Serah terima bantuan peralatan panen kepada salah satu kelompok masyarakat
Indikatorntb.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Dompu membagikan ratusan ribu bibit ikan kepada beberapa kelompok masyarakat.

Ratusan ribu bibit ikan yang dimaksud, teridiri dari 130 ribu bibit ikan Lele, 200 ribu lebih ikan Nila dan Udang Vaname.

Ukuran ikan yang dibagikan tergolong size besar dengan umur berkisar 1 bulan lebih, hal itu dilakukan dengan tujuan membantu dan menjaga ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat terhadap dampak Covid-19.

"Hari ini kita akan bagikan di wilayah Kecamatan Kempo setelah sebelumnya sudah kami bagikan juga diKecamatan Dompu, Woja, Hu,u dan Pekat” ungkap Kadis DKP Kabupaten Dompu, Ir. Wahidin, M.Si saat ditemui media ini di ruang kerjanya, Senin (18/05).

Selain ratusan ribu bibit ikan, DKP Kab. Dompu juga membagikan sekitar puluhan Ton pakan, 10 kolam ikan, sarana alat tangkap box penampungan ikan dan pupuk serta kelengkapan alat panen dan alat pancing ikan.

Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan ditengah Pandemi Covid-19 serta membiasakan masyarakat gemar mengkonsumsi ikan segar juga merupakan misi dari program tersebut. Selain itu, DKP Kab. Dompu juga menginginkan agar masyarakat tidak vakum di tengah penyebaran Covid-19.

"Tujuan kita agar masyarakat punya aktifitas, tidak vakum dan bisa menghindari kerumunan (Sosial Dystancing) ditengah pandemi covid 19," Tutur Wahidin.

Wahidin bahkan menyarankan agar masyarakat tidak tanggung-tanggung dalam mengelolah ikan. Menurutnya, budidaya ikan lele harus dalam jumlah yang banyak agar kabupaten Dompu bisa memenuhi kebutuhan pasar lokal khususnya ikan air tawar.

"Budidaya ikan lelenya jangan tanggung-tanggung, yang banyak sekalian biar menjadi sentra untuk Wilayah Kabupaten Dompu, ayo dikelola secara profesional," Pintanya.

Lebih lanjut, Wahidin menjelaskan bahwa, sektor Perikanan selain sektor pertanian adalah garda terdepan untuk menjaga ketahanan pangan disaat masa-masa pandemi, sehingga harus ada perhatian khusus.

Menurutnya potensi kebutuhan ikan di Kabupaten Dompu sangat luar biasa, baik ikan laut maupun ikan air tawar. Hal itu dapat dilihat dari tingginya pasokan ikan yang didatangkan dari luar Kabupaten Dompu terutama ikan air tawar.

"Kalau bisa dalam hal perikanan kita juga bisa surplus seperti halnya jagung, karena suplai ikan kita masih banyak dari pulau seberang," Ungkapnya.

"Terus berupaya mengembangkan sentra-sentra budidaya ikan air tawar di Kabupaten Dompu.Tiap tahun ada peningkatan produktivitas ikan, karena kita terus mengembangkan, membantu dan mendorong teman-teman pembudidaya untuk selalu membuat kolam baru," Lanjut Wahidin.

Seperti yang diketahui, untuk kelompok masyarakat yang mendapatkan bantuan kolam terpal itu ada diwilayah kelurahan Kandai Satu dan Kandai Dua sebanyak 40 ribu ekor bibit Lele.

Sedangkan di wilayah Desa Rababaka, Kecamatan Woja. Dorokobo, Kecamatan Kempo dan Desa Nangakara, Kecamatan Pekat sebanyak 90 ribu ekor.  Dan bagi petani tambak yang berhak mendapatkan bantuan bibit yakni 15 orang petambak kelompok pali Bangau, Desa Bara Kecamatan Woja juga 13 orang petambak kelompok Mekar Jaya, Desa Mbawi, Kecamatan Dompu, dengan total 200 ribu ekor bibit ikan Nila

Adapun luas lahan perikanan di Kabupaten Dompu, untuk budidaya ikan air payau ( Udang, Bandeng, Nila ) mencapai 5.000 ha dan yang baru di manfaatkan lebih kurang 50% nya saja dengan rata-rata hasil panen untuk setiap 1 ha kurang lebih 10 ton per tahun.
Sementara potensi untuk ikan pada bidang tangkap tahun 2019 mencapai 44,145 ton.

Tim/Indikatobima