Pemuda Desa Harus Terlibat Mencegah Penularan Covid-19
Cari Berita

Advertisement

Pemuda Desa Harus Terlibat Mencegah Penularan Covid-19

Jumat, 24 April 2020

Foto: Penulis
IndikatorBima.com- Corona virus desearse (Covid-19) akhirnya telah pecah telur atau telah masuk di wilayah  Kabupaten Bima. Berdasarkan hasil swab yang dikeluarkan oleh Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Provinsi NTB, pada hari Senin, 20 April 2020, tercatat ada 10 orang warga Kabupaten Bima yang positif terpapar Covid-19. Tentu dengan adanya korban yang positif tersebut, membuat masyarakat merasa was-was atau merasa takut akan penyebaran covid-19 secara massif di wilayah Kabupaten Bima. Dengan demikian upaya dan langkah cepat harus dilakukan oleh semua pihak baik dari pemerintah daerah,kecamatan maupun desa yang ada dikabupaten bima untuk memutus penyebaran covid-19 ini.

Untuk penanganan kasus Covid-19 ini,semua yakin bahwa kita tidak saja bisa mengandalkan pemerintah akan tetapi perlu adanya peran dan sinergisitas dari semua pihak termasuk menunggu peran dan langkah  dari pemuda. Menurut hemat penulis semua pemuda yang ada dimasing-masing Desa di Kabupaten Bima harus hadir menunjukkan dan menawarkan dirinya ataupun memberikan ide-ide yang menarik kepada pemerintah didesanya terkait mencegah dan memutuskan tali penyebaran covid-19 di masing-masing Desa, misalnya mempunyai ide untuk membangun posko pemeriksaan masyarakat yang kelaur masuk didesa dengan melibatkan tenaga kesehatan yang ada didesa ,melakukan pendataan terhadap warga, mahasiswa yang baru saja baru pulang dari luar kota agar tidak keluyuran dan harus mau melakukan isolasi mandiri di rumahnya, membersihkan atau melakukan penyemprotan disenfektan di tempat pusat keramaain misalnya Masjid, pasar yang ada didesa dan lain sebagainya serta turun melakukan sosialisasi di setiap dusun yang ada di Desa terkait bahayanya covid-19 ini, tentu  keterlibatan pemuda dalam membantu memutus penyebaran covid-19  juga sebagai bentuk rasa solidatiras dan rasa peduli dari pemuda untuk bahu membahu membantu pemerintah desa yang ada, karena penulis tahu sumber daya yang ada pada setiap pemerintah desa sangatlah kurang. 

Harapan penulis semoga langkah ini bisa diambil oleh para pemuda yang ada didesa di kabupaten bima sebagai upaya wujud dari kepedulian dan solidaritas pemuda dalam hal membantu pemerintah desa yang ada untuk memutus rantai penyebaran covid-19 ni, tentu jika langkah ini dilakukan dan diambil oleh pemuda maka akan disambut positif dan diberikan apresiasi oleh pemerintah desa setempat ataupun masyarakat yang ada pada desa setempat. Karena penulis berpandangan bahwa anak muda muda harus bisa menggunakan masa mudanya dengan kegiatan yang bermanfaat, dan bisa berguna bagi orang lain. Dan pemuda juga merupakan tongkat estafet kepemimpinan pada masa yang akan datang. Mudah- mudahan korban yang positif covid-19 di wilayah kabupaten Bima tidak bertambah banyak dan kita semua bisa memutus tali dari penyebaran covid-19 ini dengan tetap berada dirumah tidak keluar kalo tidak ada kegiatan yang penting, jaga jarak dan tetap cuci tangan pakai sabun serta tidak panik.

Penulis : Muhammad Fakhrur Rodzi (Pemuda Desa Kalampa/Koordinator Pasaka Yogyakarta)