Parpol dan Bencana
Cari Berita

Advertisement

Parpol dan Bencana

Minggu, 22 Maret 2020

Foto: Penulis
Bencana non alam yang melanda indonesia saat ini adalah virus corona. Virus yang berasal dari kota Wuhan, China tersebut memakan korban jiwa yang sangat banyak di Dunia lebih khususnya Indonesia.

Sampai tanggal 21 maret tahun 2020, menurut data korban virus corona mencapai 450 orang yang positif terkena virus corona. Dalam tulisan ini penulis akan menjelaskan letak dan hadirnya partai politik dalam menghadapi permasalahan yang ada di Indonesia saat ini. Seperti halnya kita semua ketahui bahwa partai politik merupakan organisasi yang mencari kekuasaan dan organisasi yang membawa artikulasi maupun agregasi masyarakat indonesia.

Seharusnya partai politik hadir dalam berbagai keadaan dan permaslahan yang ada di negara dan bangsa tentu juga dalam hal bencana virus corona ini. Masyarakat juga bertanya di mana keberadaan partai politik sekarang ? disaat pemilu, kampanye partai politik rajin sekali hadir ditengah masyarakat untuk mendapatkan dukungan dan mengambil suara dimasyarakat.

Akan tetapi dalam bencana virus corona yang melanda Indonesia saat ini parpol sama sekali tidak ada yang muncul, baik dalam memberikan penjelasan kepada masyarakat dalam hal sosialisasi terkait dengan masalah virus corona ataupun membantu masyarakat dalam hal membicarakan kepada pemerintah tentang regulasi dan kebijakan mengenai penanganan, karantina dan isolasi masyarakat yang terkena dampak dari virus corona.

Partai politik juga tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai organisasi merepresentasikan kepentingan rakyat,seperti halnya membantu membelikan masker rakyat maupun hand sanitizer. Menurut hemat penulis, partai politik sebenarnya harus hadir menunjukkan pencitraan dirinya dimasyarakat guna membangun citra dam mendapatkan suara massa yang sangat banyak.

 Seharusnya dalam hal inilah partai politik bisa memposisikan diri dan mempunyai kesempatan emas yang terbuka lebar untuk meraih simpati dari para korban maupun masyarakat yang berujung pada harapan besar dukungan dari masyarakat. Apalagi menjelang pilkada serentak yang akan digelar pada Bulan Septembe 2020 mendatang, parpol harus bisa membantu korban atau masyarakat ditingkat lokal daerah untuk menangani masalah virus corona ini, jika ingin mendapatkan suara di masyarakat.

Melihat dari kasus virus corona ini, sejumlah kalangan, menilai penangan pemerintah cenderung kurang sigap dalam merespon dan mengambil tindakan pacsa bencana virus corona ini. Ada keterlambatan dan tidaktepat sasaran dalam menangani pasien atau pun korban jiwa. Akibatnya masyarakat ataupun korban virus corona merasa tidak mendapatkan perhatian yang semestinya.

Dengan segala keterbatasan upaya pemerintah dalam menangani masalah bencana virus corona, masyrarakat merasa seperti ditingalkan oleh pemilik otoritas yang bertanggung jawab terhadap keamanan dan kesehjateraan rakyat.

Bila kita mencermati kondisi kekurangasigapan pemerintah maupun para pejabat pemilik otoritas dalam hal penanggulan bencana virus corona ini, partai politik harus mengambil kesempatan dalam untuk meraih simpati masyarakat yang merasa belum mendaptkan bantuan sepeti halnya, masker maupun hand sanitizer.

Partai politik semangat pencitraan tinggi melihat bencana virus corona ini sebagai magnit mereka untuk mampu menarik konstituen dalam politik lokal ( pilkada serentak 2020).

Demikian opini dari penulis semoga pembaca menyimak dan menyukainya dan semoga partai politik hadir membantu masyarakat dalam menghadapu virus corona ini dan menjalankan tugasnya sebagai organisasi representasi dari masyarakat Indonesia. Penulis : Muhammad Fakhrur Rodzi (Putera Asli Dorokeli Desa Kalampa)