Usai Dilantik, Camat Langgudu Harap BPD Segera Tetapkan Unsur Pimpinan
Cari Berita

Advertisement

Usai Dilantik, Camat Langgudu Harap BPD Segera Tetapkan Unsur Pimpinan

Sabtu, 04 Januari 2020

Suasana acara peresmian dan pengambilan sumpah jabatan keanggotaan BPD lingkungan kecamatan Langgudu yang dipimpin oleh Camat Langgudu, Abubakar, S.H (baju kuning) di aula kantor Camat Langgudu, Sabtu, (04/01/2020).
Indikatorbima.com - Peresmian dan pengambilan sumpah jabatan keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di wilayah kecamatan Langgudu kabupaten Bima telah dilaksanakan di aula kantor Camat Langgudu, Sabtu, (04/01/2020). Sebanyak 94 anggota BPD yang telah dilantik sesuai keputusan Bupati Bima.

Usai melantik anggota BPD dari 14 desa (kecuali desa Dumu) di kecamatan Langgudu, Camat Abubakar, S.H menyampaikan, BPD harus segera melaksanakan tugas legislasinya, yaitu penyusunan rancangan Peraturan Desa (PERDES) tentang Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) 2020 dan pembentukan unsur pimpinan BPD masing-masing desa.

"Diharapkan kepada seluruh BPD yang baru dilantik segera melaksanakan rapat khusus untuk menetapkan unsur pimpinan dan ketua bidang," tegasnya.

Selain itu, Camat Langgudu berharap, BPD dalam melakukan pengawasan kinerja pemerintah desa tidak menegur Kepala Desa dijalanan atau melalui status di media sosial, karena menurutnya harus dengan cara mengedepankan marwah fungsi kelembangaan.

"Yaitu dengan cara menghadirkan Kepala Desa beserta jajarannya dalam forum klarifikasi terhadap point-point kinerja Kepala Desa melalui rapat BPD yang diundang secara resmi oleh BPD secara kelembagaan," ujar Camat, Abubakar, S.H di Langgudu kabupaten Bima.

Camat menjelaskan, BPD secara kelembagaan punya banyak kewajiban yang harus ditunaikan, tiga diantaranya yang paling penting adalah BPD harus melakukan evaluasi LKPPD nya Kepala Desa setiap tahun anggaran melalui mekanisme musyawarah desa. Selain itu katanya, BPD harus menyusun dan melaporkan laporan kinerja BPD setiap tahun anggaran melalui mekanisme musyawarah desa dan menciptakan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah desa dan lembaga desa lainnya.

Sementara itu, salah satu anggota BPD desa Rupe, Mabrur, S.Pd mengatakan dalam tugas dan fungsi BPD terkait membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat desa, serta melakukan kepengawasan terhadap kinerja Kepala Desa kedepan, iya siap melaksanakannya sesuai undang-undang yang berlaku.

"Tugas BPD sebagaimana dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbub) adalah menjaring aspirasi masyarakat, menampung aspirasi masyarakat, menyalurkan aspirasi masyarakat dan lain-lain," tutur Mabrur, S.Pd, anggota BPD desa Rupe dua periode ini kepada Indikatorbima.com

Diketahui, dalam pelantikan serentak anggota BPD wilayah kecamatan Langgudu ini, BPD desa Dumu tidak dapat hadir dalam acara pelantikan tersebut. Menurut keterangan dari Camat Langgudu, desa Dumu belum selesai melakukan pemilihan anggota BPD, "Dumu belum selesaikan pelaksanaan pemilihan BPD," katanya.

Dikabarkan oleh salah satu pemuda desa Dumu yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa beberapa bulan lalu pemilihan anggota BPD Dumu menuai pro dan kontra, sebab rencana pelaksanaan pemilihannya tidak dilakukan secara demokratis, sebagian elit di desa tersebut merencanakan pemilihan BPD dilakukan dengan musyawarah mufakat dengan mengundang masyarakat desa.

Namun, hal tersebut menurut pemuda ini, tidak sesuai mekanisme aturan yang berlaku, hingga menuai protes dari sebagian masyarakat. Bahkan, katanya sempat terjadi, kantor desa Dumu disegel oleh sebagian masyarakat yang kontra terhadap sistem pemilihan secara musyawarah mufakat tersebut, hingga kini belum dilakukan pemilihan.

Subhan/indikatorbima.com