Peningkatan Akreditasi Puskesmas Lambitu ke Status Madya Menjadi PR Bersama
Cari Berita

Advertisement

Peningkatan Akreditasi Puskesmas Lambitu ke Status Madya Menjadi PR Bersama

Jumat, 20 Desember 2019

Foto bersama tenaga kesehatan dan staf Puskesmas Lambitu
Indikatorbima.com - Belum lama ini Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lambitu mendapatkan peningkatan akreditasi dari strata pertama ke status madya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Komisi Akreditasi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama.

Peningkatan ini dikatakan Kepala Puskemas, H. Amir, S.Km, sebagai Pekerjaan Rumah bersama, terutama petugas kesehatan sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, "peningkatan status akredetasi ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar proses kualitas pelayanan kesehatan tetap terjaga, serta mampu diintegrasikan dan dibudayakan," tutur H. Amir, S.Km kepada indikatorbima.com, Jum'at, (20/12/19).

Amir mengatakan sebagai lini terdepan dalam melayani kesehatan masyarakat, Puskesmas harus terus berkomitmen meningkatkan kapabilitas, kepercayaan dan kepuasan masyarakat. Ia pun berharap ada peningkatan  akreditasi sampai pada predikat utama atau tingkat paripurna.

Kepala Puskesmas, H. Amir, S.Km juga mengungkap, berbagai upaya yang telah dilakukan terkait dengan peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas, terutama pengembangan sistem manajemen mutu, perbaikan kinerja secara berkesinambungan baik dalam pelayanan klinis, manajemen maupun penyelenggaraan kesehatan.

Lebih lanjut, ia berharap di Puskesmas Lambitu ada penambahan tenaga kesehatan sehingga memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, "apalagi Puskemas Lambitu dengan fasilitas yang lengkap, dengan adanya DAK Afirmasi tahun 2018, anggaran pusat ini bisa di maksimalkan oleh masyarakat dengan fasilitas dan pelayananya," katanya melalui keterangan tertulis yang diterima.

Diketahui, berbagai prestasi yang sudah diraih Puskemas Lambitu selama berdiri sejak tahun 2006, salah satunya telah berhasil mendeklarasikan program ODF atau bebas membuang air besar di tahun 2017 se-Kecamatan dan mendapatkan peringkat ke tiga se-kabupaten Bima, juara tiga tingkat nasional tahun 2016 Toga (Tanaman Obat Keluarga) serta masih masih banyak lagi prestasi lainya.

Reporter : Taufik
Editor      : Subhan