Masyarakat Sarae Ruma Tolak Rencana Pemdes Menjual PLTS, Ini Alasannya
Cari Berita

Advertisement

Masyarakat Sarae Ruma Tolak Rencana Pemdes Menjual PLTS, Ini Alasannya

Kamis, 26 Desember 2019

Pembongkaran modul pembangkit listrik tenaga surya oleh sejumlah pemuda di Desa Sarae Ruma
Indikatorbima.com - Sebagian masyarakat desa Sarae Ruma, kecamatan Langgudu kabupaten Bima, termasuk pemuda menolak tegas rencana pemerintah desa untuk menjual Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sudah menjadi salah satu aset desa itu.

Menurut keterangan dari salah satu pemuda desa Sarae Ruma Suhfin, adanya rencana pemerintah menjual PLTS itu lantaran minimnya anggaran dana yang dimiliki desa saat ini, namun dibutuhkan anggaran dana, Suhfin mengaku belum mengetahui akan digunakan untuk apa uang hasil penjualan PLTS ini jika pemerintah nekat untuk menjualnya. Dengan hal ini, masyarakat desa dan sejumlah pemuda menolak dengan tegas rencana tersebut.

Suhfin mengatakan, dari pada dijual barang yang merupakan aset desa ini, serta tidak jelasnya rencana penggunaan uang hasil penjualan PTLS ini, lebih baik PLTS itu digunakan untuk penerangan tempat wisata dipantai, karena menurutnya, adanya penerangan di wisata pantai akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

"Lebih baik kita kelola tempat wisata pantai di Sarae Ruma yang memang bangus ini, pengelolaannya bisa juga difasilitasi dengan adanya penerangan listrik di malam hari, karena jika tempat wisata sudah menjadi tempat tongkrongan masyarakat tentu dapat mendongkrak peningkatan ekonomi masyarakat pedangan dan lainnya, daripada PLTS itu dijual dan penggunaannya sampai sekarang terindikasi tidak jelas juga," tegasnya, Kamis, (26/12/19).

Lebih lanjut suhfin menjelaskan, kalaupun pemerintah desa Sarae Ruma mengeluhkan tidak ada anggaran untuk mengelola desa, menurut Suhfin, harusnya pemerintah desa berupaya mencari terobosan baru, baik menjemput program pemerintah daerah, provinsi ataupun pusat, atau membuka kerjasama dengan pihak ketiga, bukan justru menjual apa yang menjadi aset desa.

"Pemerintah jangan mengajari masyarakat untuk selalu menjual aset berhargalah, karena boleh jadi jika dibudayakan hal seperti ini semua SDA di desa Sarae Ruma semuanya dijual nanti, pemerintah harus ajari masyarakat agar produktif," tuturnya kepada media ini di Langgudu.

Reporter : Muhijir
Editor      : Subhan