Balon Kades Ini Ingin Tingkatkan Koordinasi dan Sinergitas Antar Pemerintah dan Masyarakat, Ini Konsepnya
Cari Berita

Advertisement

Balon Kades Ini Ingin Tingkatkan Koordinasi dan Sinergitas Antar Pemerintah dan Masyarakat, Ini Konsepnya

Minggu, 01 September 2019

Bakal Calon Kepala Desa Rupe, Jafrin, S.Pd saat diwawancarai media ini di Desa Rupe, Kecamatan Langgudu, Minggu, (01/09/19)
Indikatorbima.com - Salah satu Bakal Calon Kepala Desa (Balon Kades) Rupe, Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, Jafrin, S.Pd jika diberikan amanah oleh masyarakat Desa Rupe dalam kontestasi politik pemilihan Kades serentak 2019, untuk membangun Desa akan terus menjalin dan meningkatkan koordinasi dan sinergitas antara pemerintah Desa dengan pemerintah Kabupaten, Provinsi bahkan dengan Pemerintah Pusat.

Menurut Jafrin, pentingnya koordinasi dan sinergitas antar pemerintah dalam melakukan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat adalah suata hal yang wajib dilakukan. Bahkan, katanya, pemerintah dan pihak legislatif tentu harus bersinergi dalam mengelola pemerintahan di Desa maupun daerah, termasuk yang tak kala pentingnya, katanya, sinergitas antar tokoh agama, pemuda juga tokoh masyarakat.

Jafrin menambahkan, bahwa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, adanya semangat gotong royong pemerintah dan masyarakat tentu akan membuahkan hasil yang diharapkan bersama. Dia menyampaikan, tidak ada yang tidak bisa dilakukan jika masing-masing dalam diri masyarakat dan pemerintah tertanam jiwa dan semangat gotong royong yang didukung dengan anggaran pemerintah yang telah ada.

"Gotong royong dalam membangun Desa itu sangat penting, pemerintah memang wajib hadir dalam pembangunan Desa dengan bantuan dan suport masyarakat, sesuai anggaran yang ada," ujar Jafrin, S.Pd di Desa Rupe, Minggu, (01/09/19).

Selain itu dia kembali menegaskan, bahwa anggaran dana Desa yang dikucurkan pemerintah tiap tahunnya, jika tidak dikelola dengan baik serta transparan dan tanpa semangat gotong royong dan saling koordinasi antara pemerintah juga pihak legislatif desa hingga legislatif daerah maka menurut Jafrin, tidak akan tersalurkan dengan baik dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

"Desa memiliki anggaran dana yang begitu banyak dari pemerintah, oleh karena itu sangat penting adanya sinergi antara masyarakat dan pemerintah bahkan legislatif dalam mengelola pemerintahan untuk membangun desa Rupe yang berkemajuan, dan membangunnya dengan konsep DAMAI (Demokratis, Adil, Makmur, Amanah, Indah), seperti halnya konsep Bima RAMAH dan NTB GEMILANG, maupun konsep NAWACITA," tegas Jafrin kepada media ini. (HAN).

Editor : Furkan