Tak Ada Celah Hukum Penyelesaian Kasus Pembukaan Jalan di Desa Rupe?
Cari Berita

Advertisement

Tak Ada Celah Hukum Penyelesaian Kasus Pembukaan Jalan di Desa Rupe?

Kamis, 11 Juli 2019

Pejabat Kepala Desa Rupe, Marwin S.Pd (tengah), Camat Langgudu, Abubakar, SH (peci hitam) beserta mantan Kepala Desa Rupe, Drs. Mukhtar (kiri ujung) di acar audiensi dengan puluhan pemuda Karang Taruna SAHABAT Desa Rupe, Rabu, (10/07/19) di Paruga Desa Rupe.
Indikatorbima.com - Kasus pembukaan jalan So Kasarokai Desa Rupe, Kecamatan Langgudu yang pembangunannya dilaksanakan tidak sesuai aturan pengelolaan keuangan Desa secara adminstratif itu kini mencuat dan memang diperbincangkan publik. Pelaksanaan pembukaan jalan ini pada tahun 2018 dan dibayar tahun 2019, hal itu diakui memang pelanggaran.

Atas pelanggaran kebijakan pembukaan jalan yang dilakukan Kepala Desa Rupe Drs. Mukhtar, pada masa jabatannya ini, Pejabat Kepala Desa Rupe, Marwin, S.Pd menyadari bahwa kasus ini tidak ada celah hukumnya. Sementara, beredar dan berkembang stigma di masyarakat Desa Rupe, bahwa Pejabat Kades yang tidak melakukan pembayaran.

"Karena saya menyadari tidak ada celah hukum itu, karena ada stigma yang berkembang di masyarakat bahwa PJ yang tidak membayar, maka PJ beranggapan bahwa, dari pada tersebar berita-berita seperti itu lebih baik saya minta kejelasan dari inspektorat yang menilai secara hukum, tergantung inspektorat," tutur Marwin, S.Pd.

"Kalau inspektorat melihat celah, ada ruang untuk bisa dibayarkan, ya rekomendasinya," lanjut Pejabat Kades menjawab pertanyaan wartawan indikatorbima.com saat berlangsungnya acara audiensi puluhan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna SAHABAT Desa Rupe dengan Pemerintah Desa Rupe, yang dihadiri juga pemerintah Kecamatan Langgudu, di Paruga Desa Rupe, Rabu, (10/07/19).

Kalaupun adanya rekomendasi dari inspektorat tersebut, Marwin, S.Pd mengatakan rekomendasi itu juga dikonsultasikan dengan pihak kejaksaan terkait bisa atau tidaknya dilakukan pembayaran anggaran pembukaan jalan di So Kasarokai Desa Rupe itu. Dikabarkan, pembukaan jalan ini menelan anggaran yang cukup banyak.

Sebelumnya, Mantan Kepala Desa Rupe, Drs. Mukhtar pada forum audiensi bersama pemuda Karang Taruna Desa Rupe yang juga dihadiri Camat Langgudu, Abubakar, SH itu, mengakui melakukan kesalahan secara admistratif terkait pembangunan jalan yang dilakukan lebih awal yaitu pada tahun 2018 ini.

Terkait perencanaan pembangunan ini juga Drs. Mukhtar mengaku sudah melakukan petemuan tidak resmi dengan pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rupe, BPD pun katanya, menyetujui pembukaan jalan yang dilakukan lebih awal itu.

Subhan/indikatorbima.com