KKN STIH Muhammadiyah Bima Menggelar Seminar Publik
Cari Berita

Advertisement

KKN STIH Muhammadiyah Bima Menggelar Seminar Publik

Sabtu, 13 Juli 2019


Indikatorbima.com - Mahasiswa Kulia Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiya Bima angkatan XXIX posko IV Desa Talapiti, Kecematan Ambalawi Kab. Bima kembali menggelar seminar publik bertajuk "Pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pemanfaatan sumber daya alam (SDA)" pada hari Rabu (10/07 2019) lalu.

Kegiatan ini dihadiri langsung ole bapak camat ambalawi dengan rombongan dan kepala UPT Pertanian Ambalawi, Kapolsek Ambalawi, TIK, BLH beserta seluruh masyarakat desa Talapiti peserta seminar.

Adapu yang menjadi narasumber di kegiatan ini Nur Eka dari pendaping desa kec. Ambalwi yang di moderator oleh saudarah Mahdudin anggota posko IV. Desa talapiti

Dalam sambutanya ketua posko IV Mahmud mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya wacana ilmiah, melainkan upaya bersama dalam mengubah manset masyarakat dalam memanfaatkan potensi alam.

"Kegiatan ini bukan hanya sekedar membangun wacana ilimiah saja aka tetapi kegiatan ini guna untuk merubah mainset cara berfikir masyarakat serta untk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas dan bisa memanfaatkan potensi alam yang ada melalui gagasan kami bawa," Tuturnya.

Meneurut Mahmud, Desa Talapiti merupakan desa yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa yang harus dikembangkan, Selain itu juga desa Talapiti juga memili cerita kuno yang unik.

"Desa Talapiti mempunyai kekayaan alam yang cukup luar biasa diantaranya, Air Terjuan Nceru, DAM Diwu Mbolo, persawahan dan lain-lain," katanya.

Mahmud juga mengatakan, bahwa kedepannya kelompok KKN mereka akan mengadakan Baitul Arqam angakatan muda membina SDM yang ada agar lebih produktif dan visioner.

"Untuk kedepanya nanti kami akan menggelarkan baitul arqam angkatan muda desa talapiti sebagai bentuk upaya kami untuk mendidin dan membina sumber daya manusia yang ada di desa talapi ini supaya melahirkan pemudan yg visioner dan tanggungjawab," Tutupnya.


Ginanjar/Indikatorbima