Desa Sangiang Masih Krisis Air Bersih, Ini Masalahnya
Cari Berita

Advertisement

Desa Sangiang Masih Krisis Air Bersih, Ini Masalahnya

Rabu, 03 Juli 2019

Warga Desa Sangiang yang sedang bolak-balik menyeberangi sungai untuk mengambil air sumur di seberang Desa.
Indikatorbima.com - Krisis air bersih bagi warga Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima hingga kini masih dirasakan, bahkan menjadi masalah mendesak bagi warga Sangiang.

Diketahui, krisis air bersih ini sudah berlangsung hampir satu tahun. Di tahun 2018 pemerintah Desa setempat, untuk mengatasi Krisis ini sudah mengucurkan anggaran 240 Juta.

Dengan masalah ini Kepala Desa Sangiang, A. Rasid H. Imran, justru melakukan pemanggilan terhadap mantan Bendahara di pemerintahan Desa sebelumnya.

"Masalah air bersih ini memang masalah yang sangat mendesak, saya sudah panggil mantan Bendahara untuk segera menyelesaikan," imbuhnya, Rabu, (03/07/19).

Kades Sangiang, A. Rasid mengungkap, bahwa persoalan ini lantaran tidak adanya titik temu antara pemerintah Desa sebelumnya dengan pemilik lahan tempat pengambilan air bersih, hingga terpaksa aliran air bersih dihentikan, "nanti saya coba bangun komunikasi kembali," tutur A. Rasid di Desa Sangian.

Sementara itu, dikabarkan, warga Desa Sangiang tiap hari dalam satu tahun terakhir, hanya memanfaatkan air sumur diseberang Desa, baik menggunakan sampan bahkan jalan kaki. Sebelumnya pun sumur ini pernah ditutup.

"Kemarin sudah ditutup, dengan cara dikubur. Namun dibuka lagi oleh masyarakat karena nggak kuat nggak ada air," kata Nurhayati, salah satu warga Desa Sangiang kepada indikatorntb.com.

Warga pun berharap, pemerintah segera mengatasi masalah air bersih ini. Diketahui, pemerintah Desa sebelumnya pernah melakukan survei di titik air bersih ini, bahkan telah melakukan pengeboran dengan melibatkan pihak ketiga di dua titik untuk mencari sumber air bersih.

Reporter : Furkan
Editor      : Subhan