Dana Desa Harus di Prioritaskan Untuk Kepentingan Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

Dana Desa Harus di Prioritaskan Untuk Kepentingan Masyarakat

Jumat, 28 Juni 2019

Andreas Eddy Susetyo (tengah) dan Achmad Hatari dalam diskusi dialektika demokrasi di Media Center DPR RI, Kamis, (27/06/19).
Indikatorbima.com - Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo, berharap dana desa yang dikucurkan dari APBN setiap tahun itu tidak menjadi ancaman bagi Kepala Desa di seluruh Indonesia.

Hal itu dikatakan Andreas dalam diskusi dialektika demokrasi ‘Sinergi Laporan DPR dan Telaah BPK soal Dana Desa dan LKPP 2014-2018?’ di Gedung Nusantara III, Parlemen Senayan Jakarta Selatan, Kamis, (27/06/19).

“Saya berharap dana desa tidak disalahgunakan oleh setiap kepala desa,” tutur Andreas.

Karena, kata Andreas, tujuan dana Desa tersebut adalah untuk memajukan perekonomian rakyat, mengentaskan kemiskinan dan terwujudnya kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Jangan malah menjadi bumerang masalah hukum bagi kepala desa itu sendiri,” imbuhnya.

Senada dengan Wakil Ketua BAKN Achmad Hatari yang menegaskan bahwa dana desa bukan untuk Kepala Desa, tapi untuk semua masyarakat yang berada di setiap Desa.

Untuk itu, Hatari berharap agar ada peningkatan perencanaan, dan sinkronisasi, sehingga mudah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap dana tersebut.

“Saya berharap dana Desa diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat, supaya tidak terjadi masalah hukum, dan kepala desa tidak ketakutan mengelola dana Resa itu sendiri,” pungkas Achmad Hatari.

Subhan Al Karim/Indikatorbima.com