Camat Langgudu, Aturan Dibuat dan Dilanggar Sendiri
Cari Berita

Advertisement

Camat Langgudu, Aturan Dibuat dan Dilanggar Sendiri

Rabu, 05 Juni 2019

Foto: Penulis
Momen perayaan menyambut Idul Fitri hampir dilakukan oleh semua umat muslim di dunia ini, tidak terlepas oleh masyarakat Desa Rupe Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.

Hari raya bukan lagi sekedar urusan agama tapi lebih bicara nilai sosial, ketika bicara persoalan sosial banyak lagi aturan didalamnya termasuk saling menghormati antar sesama.

Tapi fenomena itu berbeda ketika Pak Camat Langgudu dan jajarannya melakukan takbiran keliling dan melibatkan pemuda-pemuda yang menggunakan motor Racing dan itu sangat menggangu warga desa Rupe yang melakukan takbiran keliling menggunakan obor.

Seharusnya aparat pemerintah melarang adanya kejadian seperti itu, bukan terkesan membiarkan itu terus berlanjut dan harus pemerintah Kecamatan Langgudu memberikan contoh yang baik kepada warganya.

Pada malam Nuzulul Qur'an, sempat bapak camat memberikan himbauan dan ditambah dengan bukti tertulis bahwa masyarakat se Kec, Langgudu harus menjaga ketertiban masyarakat, ini malah pak camat sendiri yang melakukanya.

Ketika kejadian seperti itu, siapa yang disalahkan ? Siapa yang harus menjaganya ? Siapa lagi yang kita dengar ketika sang pemimpin melanggar aturanya sendiri.

Jangan pernah menyalahkan generasi jika hal seperti itu dilakukan. Mereka akan melakukan hal yang lebih dari pada itu. Hati-hatilah dalam memberikan contoh.

Penulis : Nasrullah