Akademisi dan Praktisi Ekonomi di Bima, Dorong Percepatan Perkembangan Ekonomi
Cari Berita

Advertisement

Akademisi dan Praktisi Ekonomi di Bima, Dorong Percepatan Perkembangan Ekonomi

Minggu, 09 Juni 2019

Peserta sharing session yang dipandu koordinator komunitas Babuju, Rangga Babuju
Indikatorbima.com - Forum akademisi dan praktisi ekonomi lokal Bima, dorong percepatan perkembangan ekonomi di Bima. Kegiatan sharing session yang digagas oleh KOSAMBO yang di pandu langsung oleh Rangga Babuju dan Sri Miranti ini dilaksanakan di Villa Kosambo - Kota Bima, Sabtu, (08/06/19) lahirkan kesepakatan bersama.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Doktor Muhammad Firman (Dosen Ekonomi & Bisnis Unram), Doktor Addinul Yaqin (Dekan Fak Pertanian Unram), Doktor Dahlan Abubakar (Dosen Sastra Unhas), Doktor Ibnu Khaldun (Ketua STKIP Tamsis), Doktor Sukri Abubakar (Ketua STIT Sunan Giri Bima), Doktor Ibrahim (Akademisi Unbraw), Doktor Ridwan (Akademisi STIH Muhammadiyah Bima), Doktor Wahyu Abubakar, Dokter Nasrullah (Dir Medical Blue sea Island), Syamsuriansyah, M.Kes (Dir Politek Medical Farmasi).

Disamping itu turut hadir pula, perwakilan STIPAR (Sekolah Tinggi Pariwisata) Bima, Solud (Solidaritas Untuk Demokrasi) Bima, Komunitas TDA (Tangan Di Atas) Bima, Komunitas Babuju, LP2R dan tamu undangan lainnya.

Doktor Firman berharap adanya keseriusan para akademisi, praktisi pemberdayaan masyarakat dan pelaku ekonomi lokal Bima untuk mewujudkan kesepakatan bersama menyelenggarakan 'Bima Invesment Forum' (BIF) ini ditengah pemerintah daerah yang belum bisa sepenuhnya 'move on' dari dinamika politik yang terjadi belakangan.

"Langkah cepat para Akademisi, Pelaku Usaha dan Praktisi Pemberdayaan Masyarakat menjadi Kunci penyeimbang guna percepatan ekonomi sosial masyarakat. Tentu ini tidak mudah tapi harus dilakukan dan harus secara bersama-sama," tegas Doktor Firman.

Senada dengan hal itu, Doktor Addinul Yakin, bahwa untuk memaksimalkan hal itu, pemerintah sesungguhnya tidak perlu lelah-lelahan, cukup dengan fasilitas pertemuan para akademisi dan pelaku usaha serta praktis pemberdayaan yang ada maka akan lahir diversifikasi produk inovatif yang dapat menjadi aset atau potensi andalan daerah

Kegiatan digagas oleh H. Sutarman H. Masrun MM, ini sebagai bagian awal dari rencana besar yang dibahas di WAG (WhatsApp Group) 'Bima Berhikmad', dipandu oleh Rangga Babuju, koordinator Komunitas Babuju, Bima.

H. Sutarman mengharapkan adanya solusi yang tepat guna percepatan ekonomi Bima dalam menyongsong perubahan Era yang semakin cepat.

"Laju ekonomi kita tidak signifikan dengan perubahan Era yang cukup cepat. Ini perlu adanya urung rembuk untuk menemukan role mode percepatan itu. Tentu saja, Akademisi, Praktisi Ekonomi dan Pelaku Pemberdayaan harus sering duduk bersama untuk melahirkan sinergitas yang tepat, salah satunya dengan mewujudkan BIF ini" Ungkap H. Sutarman membuka Sharing Session.

Ketua Panitia sekaligus pengarah kegiatan, Rangga Babuju, membenarkan bahwa ada out put yang diharapkan oleh para peserta dan Sharing Session ini adalah pemantik menuju out put itu.

"Kegiatan ini adalah pemantik awal, kegiatan ini bukan sekedar seremonial. Para Tamu Undangan sepakat bahwa harus ada gerak bersama mewujudkan event BIF yang akan dilaksanakan secepatnya," Jelas lelaki gondrong, Koordinator Komunitas Babuju ini.