Pimpinan Komisariat IMM STIH Muhammadiyah Bima Menggelar Sekolah Kebangsaan.
Cari Berita

Advertisement

Pimpinan Komisariat IMM STIH Muhammadiyah Bima Menggelar Sekolah Kebangsaan.

Ginanjar Gie
Minggu, 10 Maret 2019

Foto : Anggota IMM Bima
Indikatorbima.com- Pimpinan komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Muhammadiyah  menggelar sekolah kebangsaan Dengan temah "Peran Kader Dalam Merawat Narasi Yang Berkeadilan Di Tengah Kompleksitas Hoax Demokrasi yang di laksanakan pada tanggal 8 Maret, pukul 15:30 di auditorium kampus STIH Muhammadiyah Bima (09/03/2019).

Kegiatan yang dihadiri oleh ketua umum IMM Cabang Bima  Andriadin beserta seluruh rombongan beserta seluruh pimpinan komisariat IMM   sekota dan kab. Bima

Kegiatan ini  dilaksanakan atas dasar renungan pimpinan- pimpinan  IMM  terkaid kompleksitas hoax demokrasi yang semakin menjadi jadi, baik dalam media cetak maupun media online   kini menjadi perbincangan  khusus pablik pada hari ini ,  kini menjadi titik fokus utama para mahasiswa  lebih khusus kader ikatan mahasiswa Muhammadiyah IMM yang ada dikomisariat  STIH Muhamadiyah Bima untuk  bisa menganalisis   berbagai  masalah maka di lakukan melalui kegiatan sekolah kebangsaan ini ujar nya ketua umum IMM STIH  Muhammadiyah Immawan Mahmud.

"Kader ikatan mahasiswa Muhammadiyah   harus  aktif dalam merespon isu isu kebangsaan yang  mengancamnya kerenggahan NKRI  serta masalah masalah lain sebagai bahan refleksi dalam merestrukturisasi kembali secra  struktural nilai demokrasi yang dibangun  demi mewujudkan kedamaian dengan upaya meningkatkan pengetahuan dan pengalaman serta siap ikut  mentransformasi di kalangan kemahasiswaan dan pemuda selanjutan"

Mahmud menambahkan, Kader ikatan harus mampu memproduksi  narasi dan nalar  yang sehat  untuk menciptakan iklim demokrasi  yang   baik. Sehingga melahirkan demokrasi yang sehat.

"Kader ikatan harus tampil sebagai agen of power dalam demokrasi ini untuk tampil dan semangat mendongkrak mengajak mahasiswa lain untuk ikut mengawasi demokrasi yang sehat   sebagai  bentuk karya  nyata  anak bangsa  untuk membawa Indonesia kearah yang lebih baik" Tutupnya.

Reporter : Taufiqurahman
Editor : Gie