Mapera Nusantara Unjuk Rasa sebagai Bentuk Solidaritas Duka Lambu
Cari Berita

Advertisement

Mapera Nusantara Unjuk Rasa sebagai Bentuk Solidaritas Duka Lambu

Ginanjar Gie
Senin, 04 Maret 2019

Foto : Massa aksi Mapera
Indikatorbima.com - Dua hari lalu, di kolong Jembatan Fly Over Jln Urip Sumoharjo Kota Makassar, puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Rakyat (Mapera Nusantara) menggelar unjuk rasa, Senin (04/03/19).

Unjuk rasa tersebut digelar terkait insiden tindakan agresif pihak Kepolisian Bima yang melakukan penembakan terhadap masyarakat di Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

Dalam orasinya, Rahmat selaku Ketua Mapera Nusantara mendesak Kapolda NTB untuk mencopot Kapolres Bima dan Bupati Bima serta bertanggung jawab atas insiden penembakan tersebut.

“Kami meminta kepada Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolda NTB sesuai UU Kepolisian serta Tegakkan kembali UU 1945 pasal 28 E ayat 3 dan UU No.9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Berpendapat di Hadapan Umum,” tegasnya dalam orasi.

Sekitar pukul 15.22 Wita, para pengunjuk rasa menahan truck warna merah dengan nomor polisi DP 8809 AE sebagai Panggung Orasi. Pengunjuk rasa juga sempat saling dorong dengan Aparat Kepolisian yang berjaga, sebab hendak membakar ban bekas.

Untuk diketahui, bahwa dalam aksi tersebut, Mapera Nusantara memperjuangkan terkait kasus penembakan terhadap masyarakat yang melakukan unjuk rasa di Kecamatan Lambu untuk menagih janji Pemerintah Bima pada tanggal 15 Februari 2019 lalu. Lima (5) orang di antaranya termasuk anak berusia sekitar 8 tahun terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena tekena tembakan membabi-buta oleh oknum kepolisian yang dibawa interupsi Kapolres Bima.

Reporter: Fhyan
Editor     : Nuni