Kedai Kopi D3L Adalah Inovasi Baru Bima
Cari Berita

Advertisement

Kedai Kopi D3L Adalah Inovasi Baru Bima

Ginanjar Gie
Sabtu, 30 Maret 2019

Foto : Produk D3L
Oleh : Dicky
Potensi boleh sederhana. Namun inovasi harus tetap diutamakan, karena sejatinya orang yang berburu ijazah tak lain dan tak bukan untuk mencari pekerjaan. Sementara bagi pengusaha, mereka tidak butuh ijazah, tapi memiliki kemauan, komitmen, serta kualifikasi yang luar biasa yang merupakan faktor utama di dalam kehidupannya.

Bima memiliki seorang tokoh muda berjiwa bisnis. Hal ini patut dibanggakan dan diapreseasi oleh pemerintah setempat. Ia berhasil mengubah kedelai menjadi kopi yang satu-satunya yang ada di Nusantara.

Pemuda yang bernama Dicky atau yang akrab disapa Abang D3L ini, membangun sebuah komitmen, bahwa ekor gajah adalah penjara dan kepala semut adalah berdikari yang akan membawa kita pada kesuksesan di masa yang akan datang.

Kedelai hitam dan kedelai hijau berhasil disulap menjadi kopi yang beraneka rasa, mulai dari kedelai hitam rasa original, kedelai hitam rasa original jahe, kedelai hijau original, dan kedelai hijau original rasa jahe. Di samping rasanya yang khas, kedai kopi ini juga berada di tempat yang strategis yaitu di kedai Ilo Peta.

Pemuda yang akrab disapa Dicky ini di samping menjadi wirausaha, ia juga adalah motivator yang sering diundang untuk menjadi pemateri di setiap seminar kewirausahaan. Kata-kata yang sering dilontarkan untuk memotivasi generasi ialah, "Sukses adalah hak semua orang, tergantung bagaimana cara kita menggapainya. Sampai ketemu di satu titik yang sama, yaitu SUKSES".

Kalimat motivasi tersebut sengaja ia utarakan, karena sejatinya tak ada yang besar dengan sendirinya. Jika dalam selogan orang-orang mengatakan, "Di balik kesuksesan seorang pria, selalu ada wanita tangguh yang berdiri dan mendorongnya dari belakang." Namun, selogan itu tidak di gunakan oleh wiraswasta ini. Karena dia memulai inisiatif dan mendirikan usaha Kopi Kedelai D3L berkat dorongan dari kedua sahabatnya.

"Saya terjatuh dan bangkit lagi sudah puluhan kali, tapi tidak membuat saya gentar, hingga akhirnya saya bertemu dengan sahabat yang selalu memotivasi dan terus memberi semangat di setiap waktu," ucapnya kepada Indikator Bima.

"Terima kasih sahabat-sahabatku, Baron (Baba Dae) yang selalu setia menjadi motivator dan Akmal (Lombok) yang telah menjadi sumber inovasi dan inspirasi," lanjutnya.

Sekali lagi, sukses adalah hak setiap manusia. Namun, tuntutannya ialah bagaimana cara kita mencapai kesuksesan tersebut.

Reporter : Gie