KKPMB Malang Mengecam Tindakan Represif Polisi di Sape: Keterlaluan!
Cari Berita

Advertisement

KKPMB Malang Mengecam Tindakan Represif Polisi di Sape: Keterlaluan!

Sabtu, 16 Februari 2019

Ketua Umum Kerukunan Kelurga Pelajar dan Mahasiswa Bima (KKPMB) Malang, Muh Ainul Basyirah 
Indikatorbima.com - Ketua Umum Kerukunan Kelurga Pelajar dan Mahasiswa Bima (KKPMB) Malang, Muh Ainul Basyirah mengutuk keras tindakan represif aparat Kepolisian terhadap aksi mahasiswa dan masyarakat Kecematan Sape saat menuntut perbaikan infrastruktur jalan raya di Desa Bugis, Sabtu (16/2/19).

Menurut pria yang juga berdomisili di Desa Bugis ini, hadiah dari demokrasi adalah menyampaikan pendapat dimuka umum, salah satunya adalah demonstrasi. Ini adalah hak konstitusional setiap warga negara.

“Ingat, dan camkan baik-baik bahwa aksi yang dilakukan oleh teman-teman mahasiswa dan masyarakat Sape adalah hak konstitusional di era demokrasi dan dijamin oleh negera," ujarnya.

Dia menambahkan, kepolisian adalah mitra masyarakat. Maka sewajarnya mereka mengayomi, melindungi serta mengamankan jalannya aksi bukan malah menunjukkan watak premanisme.

"Ini adalah tindakan yang sangat keliru dan mencederai hak warga negara. Kepolisian itu tugasnya mengayomi, dan mengedepankan pendekatan yang humanis bukan malah menunjukkan watak preman dengan menghajar dan menembaki pendemo. Bayangkan, korban ada yang di bawah umur, ini sungguh keterlaluan," tambahnya.

Menurutnya, dampak dari tindakan ini akan muncul gelombang aksi yang lebih besar, dan jangan heran Sape Jilid 2 akan kembali menguncang Bima.

Dia juga meminta, agar Bupati Bima bertanggung jawab dalam aksi represif oleh pihak kepolisian ini, serta segera mencopot Kapolres Bima Kota.

"Sangat disayangkan, Bupati sebagai kepala daerah tidak ada itikad baik untuk menemui pendemo. Seharusnya dia mendengar dan menyerap aspirasi rakyat," tegasnya.

Terakhir, saya mengecam Bupati Bima yang lepas tanggung jawab dan menuntut Bupati untuk memenuhi tuntutan mahasiswa dan masyarakat Sape.

"Jika tidak ada itikad baik dari Bupati Bima, maka lebih baik dia mundur dari jabatannya," tutupnya.

Reporter: Rahman