Formateur Terpilih KEPMA BIMA Yogyakarta, siap jadikan Organisasi sebagai Mitra Pemda Bima
Cari Berita

Advertisement

Formateur Terpilih KEPMA BIMA Yogyakarta, siap jadikan Organisasi sebagai Mitra Pemda Bima

Ginanjar Gie
Selasa, 22 Januari 2019

Foto : anggota kepma
Keluarga Pelajar Mahasiswa Bima Yogyakarta atau yang dikenal dengan Kepma Bima Yogakarta akhirnya memiliki tuan baru, setelah melewati tahap Pemilihan Raya di aula Asrama Putra Sultan Abdul Kahir Yogyakarta, jln Gondosuli GK IV no 155 Baciro Yogyakarta. 20/01/2019

Perjalanan pergantian ketua baru tidaklah mudah seperti yang kita banyangkan. Dinamika, problematika, adu gagasan, ide dan pandangan umum untuk arah perbaikan Kepma kedepan selalu dihadirkan pada forum Musyawarah Besar (Mubes) Kepma Bima Yogakarta di Aula Gedung DPD Golkar Kota Yogyakarta tersebut.

Hal itu menunjukkan, bahwa mahasiswa Bima Jogja tidaklah mudah memberikan pandangan berlian mereka, mereka harus berpikir jernih dan cerdas untuk mengungkapkan bagaimana hal terbaik yang harus dilakukan dan dibawah dikemudian hari nanti, sebab Kepma merupakan organisasi induk dari semua organisasi Bima yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jogjakarta dikenal dengan kota pelajar, kota pendidikan, kota intelektual, kota Istimewa. Dari problem tersebut dapat menunjukkan dinamisnya perjalanan pemilihan ketua baru Kepma Bima, karena menurut mahasiswa Bima Yogakarta, Kita merupakan kaum terdidik yang kemudian harus memberikan pemikiran positif yang cerdas terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) orang Bima di Kota Istimewa dan lebih umumnya untuk seluruh Masyarakat di Daerah Bima itu sendiri, sehingga kita memberikan solusi solutif untuk kemajuan Bima.

Sekitar 471 Masyarakat Bima yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdiri dari Masyarakat, Pemuda, Mahasiswa, Pelajar mengikuti kompetisi pemilihan raya, 471 masa yang hadir baru seperempat dari masa mahasiswa Bima Yogakarta secara umum, karena mengingat kondisi liburan sekolah sehingga kebanyakan mahasiswa sudah balik kampung untuk liburan.
Foto : Ketua Kepma
Purwaditia asal mahasiswa Langgudu (Formal) Jogjakarta selaku ketua panitia pelaksana mengungkapkan, sulit membayangkan momen Mubes dan Pemilihan Raya yang dilaksanakan tahun ini, bagi saya acara kali ini sangat sukses sekali dan asrama menjadi tolak ukur rumah bersama masyarakat Bima pada saat pemilihan raya berlangsung.

Sementara ketua KPU, Muhaimin asal Mahasiswa Belo (Kasambo) Yogyakarta mengungkapkan bahwa Pemilihan Raya ini menjadi salah satu tolak ukur menyatukan keluarga Bima yang ada di Yogyakarta, selain untuk menyatukan, juga pemilihan raya tersebut untuk menunjukkan bahwa pemimpin itu lahir dari rahim masyarakat melalui pemilihan demokrasi, artinya demokrasi menunjukan bahwa pemimpin dipilih oleh rakyat.

Pemilihan raya kami adakan di Asrama Mahasiswa Bima, hal ini kami rasa perlu lakukan bahwa Asrama merupakan rumah bersama kita orang Bima dan sebagai sentral kekuatan pemersatu dari segelah arah. Selanjutnya saya ucapkan selamat kepada ketua terpilih saudara Muhammad Akhir asal Forum Mahasiswa Langgudu (FORMAL) Yogyakarta, harapanya ketua terpilih mampu mengembang amanah masyarakat yang telah memilihnya dan benar-benar menjadi pemimpin terpercaya. Lanjutnya

Muhammad Akhir atau sapaan akrab rekan-rekanya "Akher" mengungkapkan kepada media Indikatorbima.com bahwa kemenangan ini bukanlah kemenangan saya, namun ini adalah kemenangan kita semua masyarakat Bima yang ada di Yogyakarta. Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu mensukseskan acara pemilihan raya lebih-lebih saudara-saudarriku, kakak, adik, dan sahabat-sahabat sekalin yang telah memilih saya saat acara pemilihan raya kemarin.

Saya begitu bangga dengan kehadiran keluargaku semua di Asrama Bima Jogjakarta, begitu banyak sekali dan dengan penuh canda tawa serta gembira ria keluargaku hadir untuk memeriahkan acara tersebut, tentunya kesuksesan acara pemilihan raya ini tidak terlepas dari partisipasi keluargaku semua. Semoga Allah menjaga ukhwa kita, menjaga kekeluargaan kita, menjaga rumah kita ini dengan penuh keindahan yang sejuk. Tuturnya

Lebih Jelas Akher mengungkapkan, bahwa Kepma hari ini kita usahakan menjadi mitra kepemerintahan dan sentral solusi pengambilan kebijakan, pengontrol, serta pengawalan setiap pembangunan yang ada di Bima, baik pembangunan SDM, SDA, serta Infrastruktur-infrastruktur yang ada di Bima, mari sama-sama kita upayakan cita-cita tersebut, tentunya semua itu tidak akan bisa terlaksana dengan baik jika kita tidak menjadikan organisasi ini menjadi organisasi kekeluargaan yang satu kesatuan. Harapan terakhir kami kepada Kepala Kepemerintahan Daerah Bima agar berhati-hati akan setiap isu-isu yang tidak berfaedah, terus kawal dengan ikhlas pembangunan peradaban di Bima, terus menerima dengan santun setiap kritikan yang masuk, silakan kerja dengan tekun, cerdas dan penuh tanggung jawab sesuai tanggung jawab UUD Kepemerintahan, kemudian jangan menutup komunikasi dengan para mahasiswa Bima yang mencari ilmu dimana saja, karena disetiap mereka pasti ada solusi yang ingin disampaikan demi kebaikan daerah.

Reporter: Ginanjar