Begini Kronologis dan Kondisi Mahjin Saat Diamankan Polisi Hingga Akhirnya Meninggal
Cari Berita

Advertisement

Begini Kronologis dan Kondisi Mahjin Saat Diamankan Polisi Hingga Akhirnya Meninggal

Minggu, 06 Januari 2019

Foto: Reporter Indikator Bima saat menemui orang tua Almarhum Mahjin, Yaitu ibu Landa dan pak Abdul Hamid di kediamannyadi Kampung Bombu Rt 013 RW 006 Desa Sumi, Sabtu (05/01/19) kemarin.
Indikatorbima.com - Kasus meninggalnya almarhum Mahjin (30) tahun saat diamankan oleh Polsek Lambu meninggalkan banyak pertanyaan. Selain penyebab kematian almarhum, publik juga mempertanyakan sebab dan kronologis pengamanan almarhum oleh Polsek Lambu, Minggu (06/01/19).

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh reporter Indikator Bima terhadap ibu kandung almarhum Mahjin, yaitu ibu Landa (56) tahun. Almarhum Mahjin diamankan karena sempat membuat kegaduhan akibat pengaruh minuman keras.

Mendengar adanya kegaduhan itu, salah satu anggota polisi yang kebetulan berdomisili di RT tersebut, berusaha untuk melerai pertikai antar pemuda yang terpengaruh oleh minuman keras tersebut. Namun, polisi itu tidak mampu melerai kegaduhan seorang diri, hingga akhirnya meminta bantuan tambahan personil ke markas Polsek Lambu.

Berdasarkan keterangan ibu Landa yang juga menyaksikan tindakan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Lambu pada saat itu, Almarhum Mahjin diamankan dalam keadaan mabuk setelah menggelar pesta minuman keras bersama 5 orang temannya di perempatan gang RT 13, Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.

"Saya melihat sendiri anak saya ditangkap oleh polisi. Datanglah 4 orang anggota polisi, posisi anak saya sedang berdiri di depan uma Ina No," kata ibu Landa saat ditemui oleh reporter Indikator Bima di kediamannya di Kampung Bombu Rt 013 RW 006 Desa Sumi, Sabtu (05/01/19) kemarin.

Almarhum diamankan oleh Polsek Lambu pada hari Selasa (01/01) kemarin. Setelah diamankan di Polsek Lambu (satu malam), esoknya Rabu (02/01) lalu, almarhum dilarikan ke puskesma lambu. Namun, karena kondisi almarhum membutuhkan perawatan medis yang intensif, beberapa jam kemudian almarhum dilarikan ke RSUD Bima. Pada hari Kamis (03/01) paginya, Almarhum di vonis meninggal dunia.

"Sebelumnya saya mengetahui anak yang dirawat di Puskesmas dari tetangga saya, setelah kami sampai di puskesmas korban sudah tidak bisa lagi bicara dan bergerak, kami langsung mengurus surat rujukan ke RSUD Bima," Terang ibu Landa kepada Indikator Bima yang ditemani oleh suaminya bapak Abdul Hamid.

Sampai dengan berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti penyebab meninggalnya almarhum Mahjin. Apakah disebabkan oleh pengaruh alkohol sehingga menyebabkan overdosis minuman keras atau ada sebab lain yang belum diungkapkan. Namun, pihak keluarga tetap bersih keras bahwa almarhum meninggal dalam keadaan tidak wajar. Sebab, kondisi mayat almarhum dipenuhi dengan lebam dibagian wajah dan bengkak dibagian belakang kepala.

Reporter: Safran