Dana 4 Miliar Tidak Jelas Rimbanya, Garda Muda NTB Minta KPK Memanggil Wabub Bima
Cari Berita

Advertisement

Dana 4 Miliar Tidak Jelas Rimbanya, Garda Muda NTB Minta KPK Memanggil Wabub Bima

Jumat, 28 Desember 2018

Foto: Suasana Aksi Unjuk Rasa Anggota Garda Muda NTB di deoan Kantor KPK
Indikatorbima.com - Puluhan anggota Garda Muda NTB melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor KPK Jln. Kuningan Persada Kav. 4 Jakarta Selatan, Jum'at (28/12/18).

Aksi yang berlangsung selama 4 jam tersebut, dilatarbelakangi oleh adanya dugaan penggelapan anggaran renovasi pasar induk Kabupaten Bima oleh Wakil Bupati Bima, H. Dahlan, M. Noer.

Dalam keterangannya, Ahmad Andi selaku Koordinator Lapangan unjuk rasa menjelaskan bahwa, pencairan anggaran sebesar 4 miliar yang diluncurkan oleh Kementerian Perdagangan pada bulan Oktober 2018 lalu, diduga telah dikorupsi oleh Wakil Bupati Kabupaten Bima. Karena tidak ada bukti fisik renovasi pasar.

"Kami menduga ada indikasi korupsi. Wakil Bupati Bima, H. Dahlan M. Noer telah menggelapkan anggaran dana tersebut. Bentuk fisik dari renovasi pasar tidak ada realisasi satu pun," jelasnya kepada Indikator Bima.

Lebih lanjut Andi menyampaikan bahwa, dalam proses pencairan anggaran tersebut menimbulkan banyak pertanyaan. Diantaranya, apakah anggaran tersebut, masuk ke kas daerah atau rekening pribadi Wakil Bupati Bima.

"Ironisnya lagi, bahwa yang mengantarkan proposal kepada Kementrian Perdagangan bukan orang dari jajaran pemerintah Bima, melainkan orang terdekat Wakil Bupati Bima, sehingga dana yang dicairkan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan. Apakah anggaran 4 M tersebut masuk di kas daerah (APBD) atau masuk di rekening pribadi Wakil Bupati Bima?" ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, Garda Muda NTB meminta agar KPK segera memanggil dan memeriksa Wakil Bupati Kabupaten Bima.

Reporter: Amin
Editor     : Nuni