Pimpinan IMM Mataram Kecam Pemerintah Terkait Kasus Ibu Nuril
Cari Berita

Advertisement

Pimpinan IMM Mataram Kecam Pemerintah Terkait Kasus Ibu Nuril

Rabu, 21 November 2018

Foto: Baiq Nuril (sumber: Tribunnews)
Indikator.com- Pimpinan Cabang IMM Kota Mataram mengecam pemerintah dan meminta agar Baiq Nuril segera dibebaskan dari segala tuntutan hukum, Rabu (21/11/18).

Pimpinan IMM Cabang Kota Mataram, meminta kepada pihak Kapolres Kota Mataram dan Kapolda NTB agar memanggil Kepala Sektor Mataram untuk menindaklanjuti kasus pelecehan seksual terhadap Ibu Nuril serta membebaskannya tanpa tuntutan serta denda.

Aziz Tanjung, Ketua Bidang Hikmah Pimpinan Cabang Kota Mataram menyatakan, kasus hukum yang menimpa Baiq Nuril tersebut, mencederai rasa keadilan di masyarakat.

"Kasus Ibu Nuril mencederai rasa keadilan. Kami mendesak Kapolres maupun Kapolda untuk menindaklanjuti kasus ini, sehingga Ibu Nuril dapat dibebaskan tanpa adanya tuntutan dan denda,"  ungkapnya.

Lebih lanjut, Azis mengungkapkan bahwa keputusan hukum yang diterima oleh Baiq Nuril tidaklah masuk di akal. Menurutnya, keputusan tersebut, merupakan bentuk diskriminalisasi terhadap Baiq Nuril.

“Keputusan yang tidak masuk akal ini. Mahkamah Agung memenjarakan seseorang hanya karena merekam pelecehan yang mereka alami dari atasan mereka," tegasnya.

"Dalam kasus ini, seorang wanita dikriminalisasi hanya karena mengambil langkah untuk memperbaiki pelecehan yang dia alami. Ibu Nuril harus dibebaskan dan Undang-Undang ITE harus diubah," tambahnya.

Aziz menambahkan, bahwa Pimpinan Cabang IMM Kota Mataram mengecam tindakan Kepala Sektor Kepolisian dan Mahkamah Agung atas vonis Ibu Nuril. Jika tidak diindahkan, maka IMM Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat akan menggelar aksi jika tidak di lakukan peninjauan kembali.

"Jika tidak diindahkan, kami akan menggelar aksi besar-besaran dan mengecam tindakan Kapolsek beserta MA atas vonis yang menimpa Ibu Nuril," tutupnya.

Reprter: Opik
Editor: Nuni