Pengadaan Buku Mulok Tidak Jelas, IMM Gelar Aksi di Kantor Bupati
Cari Berita

Advertisement

Pengadaan Buku Mulok Tidak Jelas, IMM Gelar Aksi di Kantor Bupati

Kamis, 08 November 2018

Foto: Suasana aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Bima.
Indikatorbima.com - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bima menggelar aksi di depan Kantor Bupati Bima, mereka menuntut kejelasan tentang mega proyek pengadaan buku mulok Bima yang menelan anggaran sekitar 2 milyar, Kamis (08/11/18).

Massa aksi terpaksa bersitegang dengan aparat kepolisian, karena pemerintah Kabupaten Bima tidak mengizinkan massa aksi menggunakan salah satu ruangan di kantor Bupati Bima untuk shalat ashar.

Massa aksi pun terpaksa melaksanakan ibadah Shalat Ashar di halaman depan Kantor Bupati Bima di bawah teriknya matahari.

"Kami hanya ingin shalat, bukan ingin ribut, apalagi sampai ingin merusak kantor rakyat. Kok susah sekali," tutur Shamir Azis selaku Jenderal Lapangan Demontrasi kepada Indikator Bima.

Aksi tetap dilanjutkan melalui jalur mediasi antara perwakilan massa aksi dengan Pemerintah Kabupaten Bima.

Dalam proses mediasi tersebut, perwakilan massa aksi merasa jawaban dari Pemerintah Kabupaten Bima kurang memuaskan, bahkan massa aksi perwakilan IMM Cabang Bima tersebut merasa dipermainkan oleh Bupati Bima.

"Kami merasa pernyataan dari Bupati tadi yang berkaitan dengan pengadaan buku Mulok Bima itu sebenarnya masih jauh daripada persoalan yang sesungguhnya. Kami dibuat tidak paham," papar Azis.

Lebih lanjut, Azis menegaskan bahwa pihaknya akan kembali menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Bima.

"Kami akan kembali melakukan audiensi dan demonstrasi dengan Pemerintah Kabupaten Bima untuk memperjelas lagi tentang pengadaan buku mulok. Pokoknya kami akan kembali," tutupnya.

Reporter : Taufiq
Editor      : Nuni