Hati-Hati Penipuan di Medsos! Warga Bima ini Jadi Korban, Uang 6,9 Juta Raib
Cari Berita

Advertisement

Hati-Hati Penipuan di Medsos! Warga Bima ini Jadi Korban, Uang 6,9 Juta Raib

Minggu, 04 November 2018

Foto: Screenshot saat korban meminta bantuan kepada salah satu reporter Indikator Bima
Indikatorbima.com – Kasus penipuan melalui media sosial dengan modus peminjaman uang kembali terjadi. Kali ini, pelaku yang mengatasnamakan dirinya sebagai Idra Nursaputra berhasil mengelabuai korban berinisial H (26) tahun, seorang guru SMP asal Dusun Soro Afu, Desa Waduruka, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Akibatnya, korban harus rela kehilangan uang hasil keringatnya Rp. 6,980.000, Minggu (04/11/18).

“Tolong viralkan kasus yang menimpa saya agar tidak menimbulkan korban yang lain,” Kata korban kepada Indikator Bima, Minggu (04/11/18).

Peristiwa penipuan yang menimpa H (26) tahun tersebut terjadi pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 lalu. Namun, korban baru menyadari bahwa, dirinya sudah menjadi korban penipuan pada hari Sabtu tanggal 03 November 2018 kemarin, setelah korban tidak bisa lagi menghubungi pelaku (putus komunikasi).

Peristiwa penipuan tersebut bermula dari media sosial Facebook dengan modus peminjaman uang. Diduga, pelaku mengambil nomor/kontak WhatsApp korban melalui akun Facebook. Kemudian pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp dengan menawarkan peminjaman uang senilai 17 juta rupiah kepada korban dengan syarat/jaminan uang sebesar 7 juta rupiah.

Korban pun percaya dengan tawaran pelaku. Hingga akhirnya, korban memenuhi keinginan pelaku dengan mentrasfer uang Rp. 6.980.000 kepada rekening BRI milik pelaku atas nama Darwin Banto.
Korban mentransfer uang tersebut sebanyak 5 kali transfer pada hari yang sama, yaitu pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 yang lalu. Trasfer pertama dilakukan pada jam 10.11 WITA, Rp. 500.000, transfer kedua pada jam 11.00 WITA Rp. 1.500.000, transfer ke tiga pada jam 17.10 Wita Rp. 990.000, transfer ke empat pada jam 17.36 Rp. 990.000, Tranfer ke lima pada jam 17.56 WITA Rp. 3.000.000. Total transfer Rp. 6,980.000. Harusnya korban mentrasfer uang Rp. 7.000.000, namun korban mulai curiga sehingga menghentikan proses transaksi.

Mendapati peristiwa itu, korban berencana melaporkan kasus penipuan tersebut kepada pihak kepolisian Resort Bima Kota pada hari Senin tanggal 05 November Besok.

“Setelah berita ini viral, saya akan segera melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian, mohon bantu saya,” kata korban kepada Indikator Bima.

Adapun identitas yang digunakan oleh pelaku yang dikirim melalui via WhatsApp korban dalam kasus penipuan ini terdiri dari beberapa identitas, yaitu Foto KTP atas nama Indra Nursaputra, Foto kartu peserta BPJS atas nama Indra Nursaputra, foto Kartu Keluarga dengan No. KK 3174101501099365 yang terdiri dari 4 orang anggota keluarga, dan foto-foto pelaku bersama keluarganya. Selain itu, pelaku juga mengatasnamakan dirinya dari PT. Mandiri Utama Finance.

Besar kemungkinan, semua identitas pelaku adalah pemalsuan semata untuk mengelabui korban.

Sampai dengan berita ini ditulis, Indikator Bima berhasil menelusuri akun Facebook yang diduga digunakan oleh pelaku, yaitu akun Facebook bernama @Indra Nursaputra. Di dalamnya terdapat foto-foto pelaku yang dikirim kepada korban melalui WhatsApp.

Reporter: M. Amin
Editor    : Furkan