Awalnya Disangka Bau Bangkai Binatang, Ternyata Ada Bunga Bangkai
Cari Berita

Advertisement

Awalnya Disangka Bau Bangkai Binatang, Ternyata Ada Bunga Bangkai

Senin, 12 November 2018

Foto: Agus ketika berposes di depan bunga bangkai
Indikatorbima.com - Saat akan memetik buah jambu di belakang rumahnya, Agus, warga RT 012/RW 005, Dusun Rato, Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima dikagetkan denga keberadaan sebuah bunga bangkai, pada Senin (12/11/18).

Awalnya, Agus bersama keponakannya, Nurrahma, sedang memetik buah jambu yang berada di belakang rumahnya. Saat itu pula Agus bersama keponakannya menemukan bunga bangkai tepat di belakang WC rumahnya.

"Pas mau petik buah jambu, terus lihat bunga itu di belakang WC," katanya kepada Indikator Bima.

Agus awalnya ragu, bahwa bunga tersebut bukan bunga bangkai. Namun, setelah ia melakukan pencarian di google, ia yakin bahwa bunga tersebut adalah bunga bangkai.

"Saya awalnya nggak yakin kalau itu bunga bangkai, tapi pas buka internet ketemu bunga yang sama, baru saya yakin," ungkapnya.

Foto: Bunga bangkai yang ditemukan
Beberapa hari sebelum ditemukannya bunga bangkai tersebut, Agus bersama tetangganya sudah mencium bau bangkai. Agus bersama tetangganya mengira ada bangkai binatang yang mati.

"Dari semalam bau bangkai sangat menusuk. Bukan hanya saya yang cium baunya, para tetangga juga mencium bau bangkai tersebut," ungkapnya.

"Kami kira ada binatang yang mati karena selama beberapa hari bau bangkai dan semalam puncaknya," lanjutnya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, bahwa dirinya akan merawat bunga bangkai tersebut. Sebab, menurutnya bunga tersebut sangat langka.

"Nggak tau gimana langkah selanjutnya, tapi mau saya rawat karena bunga ini langka," tutupnya.

Sepanjang sejarah, penemuan bunga bangkai tersebut, merupakan yang pertama kali di Desa Nunggi, Kecamatan Wera.

Reporter: Furkan
Editor     : Nuni