Peluru Glock 17 Tembus ke Gedung DPR, Polisi Tetapkan 2 Tersangka
Cari Berita

Advertisement

Peluru Glock 17 Tembus ke Gedung DPR, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Selasa, 16 Oktober 2018

Foto: Dua orang tersangka peluru nyasar di Gedung DPR. Foto: Kanavino/detikcom
Indikatorbima.com - Berdasarkan hasil penyelidikan. Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta menetapkan dua orang berinisal IAW dan RMY sebagai tersangka atas insiden peluru nyasar ke ruang kerja anggota DPR. Kedua orang tersebut, diduga lalai dalam insiden tersebut, Selasa (16/10/18).

Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian Metro Jaya, kedua peluru nyasar tersebut berasal dari tempat latihan lapangan tembak Senayan.

"Kami lakukan penyelidikan berdasarkan barang bukti peluru senjata kemudian juga identitas yang dimiliki kemudian switch auto karena kelalaiannya sehingga peluru nyasar," kata Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, dikutip dari detik.com.

Barang bukti yang diamankan adalah satu pucuk senjata api jenis glock 17, 9×19 buatan Austria, warna hitam cokelat, 3 buah magazine berikut 3 kotak peluru ukuran 9×19.

Satu pucuk senjata api merek AKAI Costum buatan Austria kaliber 40 warna hitan, dua buah magazine, berikut 1 kotak peluru ukuran 40.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) UU Darurat No 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Seperti yang diketahui, peluru nyasar bersarang di ruangan Wenny Warouw dari Fraksi Gerindra dan ruangan Bambang Heri Purnama dari fraksi Golkar sekitar pukul 14.35 WIB pada hari selasa (16/10/18) tadi.

Reporter: Furkan