ini Parpol 2019 yang Paling Banyak "Tidak Disukai" Warga NTB
Cari Berita

Advertisement

ini Parpol 2019 yang Paling Banyak "Tidak Disukai" Warga NTB

Jumat, 19 Oktober 2018

Parpol peserta pemilu 2019 (foto: Publik report).
Indikatorbima.com – Jika berita sebelumnya Komunitas Indikator Bima merilis hasil survei online tentang elektabilitas PILPRES 2019 dan PARPOL peserta Pemilu 2019 yang paling banyak disukai. Maka, selanjutnya Komunitas Indikator Bima akan merilis hasil survei tentang elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 yang paling banyak “tidak disukai”. Dari 16 partai politik peserta pemilu 2019, PSI dan PDIP paling banyak “tidak disukai” oleh warga NTB.

Komunitas Indikator Bima dalam survei online tersebut, berupaya mengetahui sejauh mana elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 di Provinsi NTB.

Berdasarkan hasil survei online yang dirilis oleh Komunitas Indikator Bima, partai politik peserta pemilu 2019 yang paling banyak “tidak disukai” oleh warga NTB adalah sebagai berikut, di urut berdasarkan jumlah suka paling banyak hingga paling sedikit. PSI : 82.53% , PDIP : 82.53%, PKPI : 79.36%, GARUDA : 79.36%, PERINDO : 76.19%, HANURA : 71.42%, PKB : 69.84%, PPP : 69.84%, NASDEM : 68.25%, BERKARYA : 63.49%, PBB : 49.20%, GOLKAR : 47.61%, DEMOKRAT : 38.09%, PKS : 31.74%, PAN : 25.39%, GERINDRA : 20.63%.

Grafik hasil survei online KIB tentang paprpol peserta pemilu 2019 kategori paling banyak "tidak suka"
Survei online yang dimulai sejak tanggal 13-18 Oktober 2018 khusus warga provinsi Nusa Tenggara Barat tersebut, meliputi responden yang berasal dari Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Lombok Timur dan Kota Bima. Jumlah responnden yang mengisi formulir survei online tersebut sebanyak 63 responden yang terdiri dari 18 responden perempuan dan 45 responden laki-laki.

Selain merilis hasil survei tentang elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 kategori “Suka” dan “tidak suka”, Komunitas Indikator Bima juga merilis hasil survei online tentang elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 dengan kategori “pilih”.

Reporter : Tim Redaksi Indikator Bima