Meski Sudah Meminta Maaf, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Tetap Dipolisikan
Cari Berita

Advertisement

Meski Sudah Meminta Maaf, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Tetap Dipolisikan

Sabtu, 29 September 2018

Foto: Arif Sukirman, MH. Saat melaporkan pemilik akun @De Je kepada Polres Bima Kota pada hari Selasa tanggal 25 September 2018 lalu.
Indikatorbima.com - Lembaga Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Mbojo-Bima (STISIP-MB) melalui Waket I, Arif Sukirman, M.H. menegaskan, bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan proses hukum terhadap Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sudirman Djunaiddin, S.H. atas kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan penghinaan, Sabtu (29/09/18).

Hal itu disampaikan Arif Sukirman, M.H. saat menanggapi klarifikasi dan permintaan maaf yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sudirman Djunaiddin, S.H. (pemilik akun facebook @De Je) melalui media online yang ada di Bima.

"Secara manusia perseorangan, maaf its okay, tetapi proses hukum tetap jalan terus karena negara kita ini negara hukum," ujar Arif Sukirman, M.H. saat ditemui oleh Indikator Bima, Jumat (28/09/18).

"Lumayan juga agak lama saya memberikan BAP, berarti proses hukum dan pengembangan hukumnya jalan terus," tambahnya.

Lebih lanjut, Arif Sukirman menjelaskan, bahwa proses hukum tersebut merupakan upaya untuk memberikan efek jera bagi pihak-pihak lain yang ada di Bima agar tidak melakukan hal yang sama ke depannya.

"Untuk memberikan efek pembelajaran atau efek jera kepada figur-figur kita yang lain," ungkapnya.

"Jadi dalam hal ini, bijaklah kita dalam melihat suasana, berhati-hatilah kita berucap dan bertingkah laku. Jangan sampai kita terlalu bangga dan sombong dengan status sosial kita, kesombongan itu akan menghancurkan kita," lanjutnya.

Selain itu, Arif Sukirman juga mengungkapkan, bahwa lembaga STISIP-MB bersama mahasiswa dan Ikatan Alumni STISIP-MB akan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor DPRD Kota Bima pada hari Senin, 1 Oktober 2018 mendatang, untuk mendesak Badan Kehormatan DPRD Kota Bima agar tidak berdiam diri ketika melihat anggota dewan yang sedang bermasalah.

"Untuk mengetuk hati teman-teman legislatif, agar ranah BK itu tidak berdiam diri. BK itu berkewajiban untuk menjemput bola terhadap berbagai masalah yang dilakukan atau yang sedang dihadapi anggota dewan, karena ini menyangkut marwah institusi. BK harus tegakkan tupoksinya," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Sudirman Djunaiddin, S.H. Pemilik akun facebook @De Je dalam konferensi pers yang digelar di rumahnya, menyampaikan permintaan maaf dan klarifikasi atas pernyataannya di media sosial facebook yang menyinggung kampus STISIP-MB.

"Sekali lagi saya atas nama pribadi, saya mohon maaf untuk semua jajaran STISIP, baik untuk mahasiswa, dosen, dan alumni," kata Sudirman Djunaiddin, S.H. sebagaimana yang dilansir dari media kahaba.net, Kamis (27/09/18) lalu.

Seperti yang diketahui, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Sudirman Djunaiddin, S.H. (pemilik akun facebook @De Je) sudah dilaporkan oleh pihak STISIP-MB melalui Waket I, Arif Sukirman, M.H. kepada pihak Kepolisian Resort Bima Kota pada hari Selasa, 25 September 2018 lalu. Laporan tersebut terkait adanya dugaan tindak pidana pencemaran nama baik atau penghinaan terhadap lembaga pendidikan STISIP-MB.

Reporter: Gie
Editor     : Nur Samaratul Qalbi