Dollar dan Harga Emas Naik, Aduh Nikah Tahun Depan Aja Deh
Cari Berita

Advertisement

Dollar dan Harga Emas Naik, Aduh Nikah Tahun Depan Aja Deh

Rabu, 05 September 2018

Foto : Penulis
Indikatorbima.com - Aku adalah seorang karyawan swasta yang bekerja di salah satu kontraktor swasta di Bali.

Namaku Jhon, biasa dipanggil sebagai karyawan swasta. Sudah menjadi rahasia umum tentang masalah pendapatan, yah pastinya cukup (pas-pasan tepatnya) buat diri sendiri. Aku bergantung hidup hanya pada pekerjaan itu tanpa ada pekerjaan lain (sampingan) karena waktu dan tenaga yang tidak memungkinkan.

Oh iya, sebagai lelaki normal, wajar kalau Laki-laki seusiaku (anak 90-an) memiliki keinginan untuk berpasangan, minimal pacaran sebagai landasan untuk memilih pasangan hidup, karena melihat dari umur, menurut indeks umur pernikahan masuk dalam usia ideal.

Menurutku memang sudah sewajarnya lelaki dalam usiaku memiliki pasangan. Hal ini bermaksud untuk memelihara nafsu seks (lelaki dengan nafsu seks itu normal kata bang Hotman Paris) dan tidak menjerumuskan ke hal-hal yang negatif.

Banyak teman-teman seusiaku bertanya “kenapa kamu gak menikah, padahal kerjaan ada, apa lagi yang kamu tunggu?”, dengan nada santai aku menjawab “tahun depan bro”. Itu adalah salah satu alasan klasik untuk menenangkan pikiran mereka yang sebenarnya gak perlu dipikir.

Melirik kata nikah,, waiiiiittt!!! Nikah!!! sepertinya aku bakal berpikir terlebih dahulu deh. Bukan karena aku tidak memiliki kekasih (jomblo), tapi kondisi Dotaker (Dompet, Tabungan dan Pekerjaan) yang belum memungkinkan. Akan tetapi prinsip hidupku sebagai lelaki sejati adalah tidak mau membebani orang lain (orang tua, saudara dll) maka lebih baik menunda, itupun kalo ceweknya gak ketikung teman sendiri (mudahan gak terjadi, aamiin).

Tapi melirik ke belakangan ini, kayaknya jawaban nikah tahun depan bakalan benar terjadi. Alasannya adalah karena kenaikan dollar. Oh iya, sebenarnya aku adalah orang yang apatis tentang urusan ekonomi negara. Tapi begitu dapat informasi dari teman whatsapp group mengenai kenaikan dollar, aku jadi kepikiran.

Yang membuat aku berpikir keras adalah harga emasnya. Sudah jadi rahasia umum kalo mas kawin adalah perhiasan dari emas. Coba bayangkan sang mertua meminta mahar emas 2 gr saja sudah Rp.1.149.382,00. Belum lagi biaya gedung, biaya catering, cetak undangan dan lain-lain. Aduhhh!!!
Positif, nunda tahun depan!!!
Lantas siapa yang disalahkan dalam hal ini? Apakah salah aku yang sudah berusaha untuk mandiri?

Sumber : Kursdollar
Yah, dari pada merengek, mendingan aku jadikan tulisan, meskipun isinya adalah rengekan juga. Aku berdoa saja semoga tuhan segera memberi petunjuknya melalui pemimpin yang bisa membangkitkan ekonomi dari kondisi yang menurut saya tidak berpihak kepada kaum lajang.

Hmmm, Semoga saja yah teman-teman seperjuangan, karena sesungguhnya nikah bukanlah dari Materi semata, tapi dari niat yang tulus, tekad yang kuat, yakin dan percayalah bahagia akan bersamamu.

Penulis : Jf Idris
Editor    : Misbah