Dilanda Kekeringan, Petani di Bima Butuh Sumur Pantek dan Pompa Air
Cari Berita

Advertisement

Dilanda Kekeringan, Petani di Bima Butuh Sumur Pantek dan Pompa Air

Sabtu, 15 September 2018

Foto : Screenshot postingan akun facebook @Saiful Assha Harun Al-Ibra.
Indikatorbima.com - Kemarau panjang yang menlanda petani padi di desa Bala dan Desa Nunggi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima menyebabkan kekeringan yang berdampak pada kegagalan panen, Sabtu (15/09/18).

Akibat kemarau panjang dan kekeringan yang berdampak pada kegagalan panen itu, petani mengalami kerugiang yang cukup besar.

"Biasanya kami menanam padi sebanyak tiga kali per tahun dan hasilnya seperti biasanya kami dapat memanennya dengan biji padi yang memuaskan, namun kali ini kami mengalami kerugian," ungkap Fatimah (46) tahun salah satu petani di kecamatan Wera sebagaimana dilansir dari Mendia NTB.

Sementara itu, Kementerian Pertanian RI sedang gencar-gencarnya melaksanakan program bantuan Biopori dan Sumur Pantek kepada delapan belas (18) Propinsi, dengan total 400 Ha. Selain itu, Kementerian juga mendistribusikan Pompa air.

"Semua turun tangan untuk meyakinkan bahwa kekeringan bukan halangan, tetapi kesempatan. Semua pejabat kementerian turun ke lapangan untuk membatu petani mencari sumber air dan mempertahankan pertanaman dan tetap panen," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Bantuan Biopori dimaksudkan untuk mengantisipasi banjir, sementara sumur pantek dan pompa air dimaksdukan untuk mengatasi kekeringan.

"Selain bipori Dan sumur pantek, @kementan juga melakukan manajemen distribusi bantuan pompa air untuk menangani kekeringan, beberapa tempat airnya masih ada," tulis akun twitter @Ditjen_TP_News.

Delapan belas (18) Propinsi yang mendapat bantuan tersebut, dibagi menjadi 3 bagian bagian sebagai berikut :

1. Propinsi yang mendapatkan bantuan Biopori terdiri dari 3 Propinsi yaitu, Aceh (20 Ha), Sumatera Barat (40 Ha) dan NTB (10 Ha).

2. Propinsi yang mendapatkan bantuan Sumur Pantek terdiri dari 14 Propinsi yaitu, Sumatera Selatan (30 Ha), Jawa Barat (30 Ha), Jawa Tengah (20 Ha), DI Yogya (10 Ha), Jawa Timur (40 Ha), Banten (20 Ha), Sumatera Utara (20 Ha), Kalimantan Selatan (10 Ha), Kalimantan Barat (20 Ha), Gorontalo (10 Ha), Sulawesi Selatan (40 Ha), Sulawesi Tengah (10 Ha), Sulawesi Tenggara (50 Ha), Maluku (10 Ha).

3. Propinsi Riau mendapatkan bantuan Biopori dan Sumur Santek (20 Ha).

Sepertinya petani di NTB khusunya kabupaten Bima sangat membutuhkan bantuan sumur pantek dan pompa air sebagaimana yang di programkan oleh Kementerian Pertanian RI. Mengingat saat ini, petani di Bima sedang meradang karena dilanda kemarau panjang dan kekeringan, sehingga gagal panan pun tak terhindarkan.

Namun bagaimanakah masing-masing pemerintah daerah mendistribusikan bantuan pemerintah pusat tersebut kepada para petani, yuk kita cek. Sudah sampai apa belum.

Reporter : Furkan As