Anda Sehat?
Cari Berita

Advertisement

Anda Sehat?

Jumat, 21 September 2018

Foto : Penulis
Siapa yang tidak sepakat kalau salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan kita adalah kesehatan. Sebagaimana kata-kata bijak menyatakan "health is not everything but everything without health is nothing". Kurang lebih artinya kesehatan itu bukanlah segalanya tetapi semuanya tanpa adanya kesehatan dalam kehidupan manusia maka tidak ada apa-apanya.

Secara jelas kita bisa pahami bahwa aktivitas apapun yang di lakukan dengan semua potensi yang kita miliki akan membutuhkan kondisi tubuh dengan tingkat kebugaran yang maksimal dan situasi mental yang sepadan. Contoh nyata dalam keseharian kita yaitu apabila hendak bekerja (apapun profesinya), menghadiri acara-acara penting,
pergi refreshing, interaksi sosial, berolahraga dan kegiatan lainnya, harus selalu diiringi dengan status kesehatan yang baik dan fit, karena jika tidak, justru dengan memaksakan diri melakukan semua hal tersebut, secara otomatis malah bisa merusak tubuh dan menimbulkan penyakit yang lebih serius. Konsekuensinya apa apa yang sudah di rencanakan akan terbengkalai dan kegagalan juga bisa di pastikan .

Fenomena yang terjadi hari ini, kebanyakan masyarakat kita seringkali acuh tak acuh tidak peduli betapa kesehatan ini sungguhlah berharga. Berapa banyak orang-orang yang terlanjur masuk ke Rumah Sakit karena sebab sikap ini. Dari sinilah mereka mulai menyadari kalau sehat itu adalah suatu kondisi yang amat mahal. Bayangkan berapa biaya untuk masuk Rumah Sakit dan menginap permalamnya, ditambah untuk biaya obat yang harus ditebus, lebih-lebih jika penyakitnya penyakit berat seperti kanker, jantung dan kerusakan organ vital lain yang harus diberi solusi dengan menjalani operasi dengan bayaran nya paling sedikit dari puluhan hingga ratusan juta. Kalau tidak bisa ditangani didalam negeri ya harus terbang ke negara lain demi menjemput kesembuhan itu (ini lebih mahal lagi).

Maka ketika sudah terbaring tak berdaya ditempat tidur karena penyakit, kita hanya bisa mengelus dada dan begitu iri melihat orang-orang disekitar kita yang bisa berjalan bebas keluar kemanapun yang mereka mau dan melakukan semua hal yang mereka inginkan. Ironis bukan. Kesehatan yang cenderung kita tidak sadari akan kehadirannya dalam hidup, dengan begitu saja kita abaikan dan melupakan nya.

Sebagai muslim, tentunya kita sudah diingatkan oleh ajaran agama islam bahwa kesehatan adalah salah satu anugerah nikmat terbesar yang paling sering manusia lupa dengannya selain nikmat kesempatan. Sehingga anjuran untuk terus bersyukur akan nikmat ini dapat membangun kesadaran kita kalau menjaga tubuh dan kondisi jiwa adalah suatu kewajiban sebagai wujud pengabdian diri akan keagungan Allah SWT yang maha kuat dan maha memberi kekuatan pada kita. Dengan begitu, semua ibadah-ibadah termasuk bekerja keras dan silaturahmi kepada sesama serta semua urusan kita yang lain dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam kehidupan kita yang singkat ini.

Dengan mengacu pada contoh di atas, jangan lagi kita mengorbankan kesehatan yang masih melekat ditubuh dan jiwa ini hanya demi kelezatan rasa makanan dan minuman (junk food) yang tidak sedikit pun didalamnya mengandung nilai gizi sehingga tubuh kita tidak bisa mengambil manfaat energi untuk beraktivitas darinya. Bukan pula dengan mempertahankan perilaku-perilaku buruk seperti mengkonsumsi Narkoba dan pornografi dimana kerusakan syaraf dan moral jiwa tidak dapat dihindarkan.

Marilah kita upayakan semenjak dari sekarang menjaga nikmat kesehatan ini dengan pola interaksi pergaulan sosial dilingkungan yang baik dan perilaku gaya hidup sehat dimulai dari diri sendiri yaitu menerapkan 4 pilar gizi seimbang yang pertama, mengkonsumsi makanan yang bervariasi/beragam seperti sayur, buah, daging, kacang-kacangan dan ikan tentunya harus mengandung zat-zat gizi yang di butuhkan tubuh setiap harinya.
Yang kedua, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir serta menangani makanan secara higienis.
Yang ketiga, ingatlah untuk melakukan aktivitas fisik/olahraga secara rutin, bisa dengan melakukan jogging sekali seminggu. Dan yang terakhir, upayakan mempertahankan dan memantau berat badan normal kita. Dengan begitu perubahan berat badan bisa mempengaruhi dan menjadi tolok ukur status kesehatan kita.
Bukankah mencegah datangnya penyakit itu lebih baik daripada mengobatinya?
Kalau setuju, ayo amalkan agar kita terhindar dari penyakit dan sakit.

#Salam Kesehatan Masyarakat (SKM)
Penulis : Muammar Iksan