Aksi Mahasiswa Tuntut Jokowi-JK Mundur Dari Jabatanya, Diwarnai Kericuhan
Cari Berita

Advertisement

Aksi Mahasiswa Tuntut Jokowi-JK Mundur Dari Jabatanya, Diwarnai Kericuhan

Jumat, 14 September 2018

Foto : Suasana aksi demostrasi mahasiswa Sulsel 
Indikatorbima.com - Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi, yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa SULSEL Cinta Revolusi, Kamis (13/09/18), melakukan aksi demonstrasi menuntut Jokowi JK mundur dari jabatannya sebagai presiden dan wakil presiden, karena dianggap gagal dalam memimpin Negara Republik Indonesia. Aksi tersebut, diwarnai kericuhan.

Ada beberapa tuntutan mahasiswa pada saat aksinya yaitu, hentikan impor bahan pangan, nasionalisasikan aset bangsa untuk kepentingan rakyat, copot jabatan Menteri Keuangan dan Perekonomian Indonesia, dan stabilkan kembali ekonomi Indonesia, serta atasi nilai tukar rupiah yang melemah.

Sofian selaku Jendral Lapangan mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk perjuangan mahasiswa menuntut hak-hak rakyat dan bentuk kekecewan atas kegagalalan pemerintah dalam mensejahterahkan rakyat.

"Ekonomi Indonesia menurun, nilai tukar rupiah melemah, harga bahan pokok naik, BBM naik, Subsidi listrik dicabut, jadi tidak ada alasan lagi bagi kita untuk mempertahankan Jokowi JK sebagai pemimpin dan wakil pemimpin bangsa ini," ujarnya, Kamis (13/09/18).

Aksi tersebut bermula di jembatan fly over, kemudian dilanjutkan menuju jalan Hertasting. Sofian selaku Jendral Lapangan sempat dikeroyok oleh pihak kepolisian, sehingga kericuhan antara massa aksi dan pihak kepolisian tidak terhindarkan.

"Kami akan terus berjuang untuk rakyat, walaupun harus berdesakan dengan polisi," tambah Sofian.

Organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa SULSEL tersebut diantaranya, OPM, MAPERA NUSANTARA, LMPI, GMNI, HMI KOM SAINTEK UIN, LSM BINTANGKU.

Reporter : Fuad D Fu