Suara Mahasiswa Bima di Ciputat Untuk NTB
Cari Berita

Advertisement

Suara Mahasiswa Bima di Ciputat Untuk NTB

Selasa, 21 Agustus 2018

Korban gempa saat di kunjungi oleh Presiden dan Gubernur NTB (sumber : Sebarr)
Indikatorbima.com - Semenjak Gempa Bumi melanda wilayah Nusa tenggara Barat (NTB) khususnya di pulau Lombok sampai saat ini banyak masyarakat di NTB saling mengutuk atas kejadian bencana tersebut, tidak hanya masyarakat di wilayah NTB tapi masyarakat seluruh Indonesia. Bahkan, bencana tersebut dikaitkan dengan Tuan Guru Bajang (TGB) yang berpihak kepada Jokowi secara politik.

Terlepas dari itu semua, kita sebagai manusia yang menjadi pusat dosa harus sadar diri atas kejadian ini. Bukan saling mengutuk satu sama lain, tapi kita harus sadar bahwa dosa apa yang kita perbuat sampai Allah semurka ini?

Pada tahun 2004 Aceh sebagai kota Serambi Mekah dan kini Lombok sebagai kota seribu masjid. Menjadi titik bencana yang paling besar dan terus menerus yang menelan banyak korban dalam segala hal.

Saya berfikir, bahwa daerah yang dijuluki sebagai icon Islam tengah diuji keimananya oleh Allah. Dengan itu, wahai pemimpin Provinsi ajaklah masyarakatmu untuk bertaubat nasuha untuk memohon pengampuan secara masal atas ujian ini.

Allah maha baik, Allah tidak akan meninggalkan hambanya yang meminta pertolongan padanya.

Berhentilah saling menyalahkan, tinggalkan kepentingan diri sendiri, kelompok, golongan dan atau partai politik yang kalian banggakan selama ini, karena ini bukan ajang untuk memperbaiki citra kepentingan politik kalian.

Ingat, ini ujian dari Allah atas perbuatan kita selama ini yang terlalu bangga atas dosa yang kita buat.

Berhentilah berbuat dzhoim terhedap sesama. Jika tidak, tunggulah laknat Allah atas dirimu.

Semoga kita sebagai manusia, selalu mengharapkan ampunan dari Allah SWT. Amin.

Penulis : Syahrul Ramadhan Al Faruq