Pengunjung Final Umum Lomba Sampan Layar 2018 Padati Pantai Sangiang
Cari Berita

Advertisement

Pengunjung Final Umum Lomba Sampan Layar 2018 Padati Pantai Sangiang

Minggu, 19 Agustus 2018

Foto : Suasana ribuan pengunjung di pesisir pantai Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima.
Indikatorbima.com - Ribuan pengunjung memadati pantai Sangiang Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Mereka sangat antusias menyaksikan pertarungan sengit antara sampan-sampan yang memperebutkan kejuaraan umum lomba sampan layar tradisional tahun 2018, Minggu (19/08/18).

Para pengunjung yang berasal dari berbagai daerah di Bima tersebut tidak mau ketinggalan untuk menyaksikan laga bergengsi di desa Sangiang itu.

Kedatangan mereka tidak hanya untuk menyaksikan saja, melainkan memberikan dukungan kepada sampan-sampan favorit mereka. Ribuan tepuk tangan, sorak-sorakan terdengar keras di pesisir desa Sangiang ketika meyambut sampan jagoan mereka mencapai finis.

Jumlah sampan yang berlaga dalam kejuaraan umum ini sebanyak 6 sampan, diantaranya sampan yang bernama Rama Is The Fastest, Rafatar, Serdadu, Tre Putri, Fikrin Kurcil dan Ama Moti. Ke enam sampan tersebut merupakan sampan yang lolos pada kejuaraan kelas yang di gelar kemarin pada hari Sabtu tanggal 18 Agustus 2018.



Sambil menunggu ke enam sampan dari pulau Sangiang Pengunjung di hibur dengan musik elektone dari Sponsor Festival Sangiang Api 2018. Ke enam sampan itu start dari pulau Sangiang pukul 11.30 WITA dan finis di pesisir pantai Sangiang.

Salah satu panitia pelaksana Sulaiman mengatakan, bahwa ribuan pengunjung tersebut terdiri anak-anak, dewasa hingga orang tua.

"Para penonton ini dari segala usia mulai dari anak-anak sampai orang tua, mereka datang dari penjuru kabupaten/kota bima, Mereka datang khusus untuk menyaksikan laga final lomba sampan layar ini," terangnya kepada Indikator Bima.

Cuaca dan panasnya terik sinar matahari tak membuat para pengunjung ini patah semangat untuk menyaksiskan laga final juara umum lomba sampan layar 2018.

Angga Abyan salah satu pengunjung yang berasal dari desa Nunggi Kecamatan Wera Kabupaten Bima mengatakan, bahwa dirinya bersama teman-temannya yang lain sejak jam 10 pagi untuk menyaksikan keseruan lomba sampan layar tradisional masyarakat desa Sangiang.

"Dari jam 10 pagi dari rumahnya di desa nunggi demi menonton final lomba sampan layar ini," ungkapnya.

"Lomba sampan layar ini sangat seru, sangat dramatis perjuangan para nahkoda sampan dan para penimbangnya dalam memenangkan lomba sampan layar ini," lanjutnya.

Seperti yang diketahui, Final Umum diraih oleh sampan Rafatar disusul oleh sampan Serdadu di posisi kedua sementara di posisi ke tiga diraih oleh sampan Rama Is The Fastest.

Reporter : Irdansyah
Editor      : Ginanjar