Hebat! Mahasiswi ini Manfaatkan Libur Kuliah Dengan Mengajari Anak-Anak Al-qur'an
Cari Berita

Advertisement

Hebat! Mahasiswi ini Manfaatkan Libur Kuliah Dengan Mengajari Anak-Anak Al-qur'an

Rabu, 01 Agustus 2018

Foto : Usai mengaji Nurul Masita dengan anak-anak melakukan foto bersama
Indikatorbima.com - Nurul Masita (20) tahun mahasiswi asal Bima jurusan bahasa Arab Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram memanfaatkan waktu libur kuliah untuk mengajari anak-anak di kampungnya baca Al-quran, Rabu (01/08/18).

Berawal dari hobi dan kesukaannya bermain bersama anak-anak. Nurul Masita mahasiswi kelahiran Desa Tumpu, 15 Juni 1998 Bima, NTB ini berfikir untuk melakukan hal-hal positif bersama anak-anak di kampungnya saat libur panjang kuliah.

"Awalnya saya suka main sama anak2, kemudian saya berpikir kenapa saya tidak melakukan hal yang positif saja untuk mengisi liburan," paparnya saat dihubungi oleh Indikator Bima melalui WhatsApp.

"Sebenarnya sudah mulai dari SMA tapi karena saya kuliah, ya terbata bata saya ngajar," lanjut mahasiswi yang sebentar lagi naik ke semester lima ini.

Sedikitnya 28 anak-anak, mulai dari tingkat PAUD, TK dan SD bersemangat mengikuti kegiatan belajar dan mengajar Al-qur'an. Mereka adalah murid-murid yang dididik dan diajari oleh Nurul Masita.

"Kita juga tau sekarang banyak anak-anak yang lebih memilih bermain dan sibuk dengan handphone ketimbang belajar Al-qur'an padahal belajar al-qur'an itu jauh lebih penting," terangnya.

Rumah Nurul Masita sendiri yang bertempat di RT 13/RW 03 Desa Tumpu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dijadikan sebagai tempat belajar dan mengajar Al-quran bersama anak-anak didiknya.

Nurul Masita mengatakan bahwa dalam kesulitan-kesulitan dan kegiatan belajar mengaji mereka bersama anak-anak selalu di suport oleh ketua RT setempat.

"Alhamdulillah, pak RT yang selalu mensuport kami," tuturnya.

Namun Keterbatasan dan kurangnya Al-qur'an dan Iqro membuat Nurul Masita mengalami kesulitan dalam mengajari anak-anak mengaji.

"Al quran, Iqra sama karpet juga. Soalnya saya terbatas," ungkapnya.

"Butuh Al-quran 10 dan Iqra 18," pintanya.

Dan hebatnya lagi, Nurul Masita berhasil melaksanakan lomba baca Al-quran dengan bantuan teman-temannya waktu SMA dulu. Bahkan uangnya dari hasil memanen jagung ia sisipkan untuk membeli hadiah.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu