4 Tahun Terlantar, TPI Desa Sangiang Jadi Tempat Jemur Bawang
Cari Berita

Advertisement

4 Tahun Terlantar, TPI Desa Sangiang Jadi Tempat Jemur Bawang

Jumat, 24 Agustus 2018

Foto : Kondisi TPI Desa Sangiang saat dijadikan tempat jemur bawang
Indikatorbima.com - Setelah dibangun menggunakan uang rakyat sejak tahun 2014 silam hingga kini Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Desa Sangiang Kecamatan Wera Kabupaten Bima belum juga difungsikan, justru TPI beralih fungsi menjadi tempat jemur bawang. Kondisi fisik gedung dan fasilitasnya juga mulai rusak tak terurus, Jum'at (24/08/18).

"Dari pada tidak jadi bangunan yang tidak bermanfaat, mending dimanfaatkan untuk jemur bawang," ujar salah satu warga desa Sangiang yang tidak mau disebutkan namanya kepada Indikator Bima.

Sementara itu, Kepala Desa Sangiang M. Saleh saat dihubungi oleh Indikator Bima mengakui bahwa TPI tersebut dibangun di atas tanah milik desa. Ia pun mengungkapkan, bahwa selama 4 tahun didirikan TPI tersebut sama sekali belum difungsikan.

"Selama berdiri belum difungsikan, ada beberapa kendala," katanya.

Lebih lanjut M. Saleh menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa mengelola TPI tersebut, karena belum berkoordinasi dengan nelayan setempat.

"Kita masih belum berkoordinasi dengan para nelayan," tuturnya.

M. Saleh juga menjelaskan, bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BUMdes agar TPI segera dikelola dengan baik.

"Kami sudah berkoordinasi dengan BUMdes, kami akan serahkan TPI untuk dikelolah," paparnya.

Pantauan media ini, kondisi fisik gedung TPI sudah mengalami kerusakan. Mulai dari dinding yang retak dan di coret-coret hingga WC/Toilet yang macet total.

Gedung TPI tampak dari depan
Seperti yang diketahui, Tempat pelelangan ikan (TPI) adalah sebuah pasar yang biasanya terletak di dalam pelabuhan atau pangkalan pendaratan ikan, dan di tempat tersebut terjadi transaksi penjualan ikan dan hasil laut baik secara lelang maupun tidak. Biasanya TPI ini dikoordinasi oleh Dinas Perikanan, Koperasi atau pemerintah daerah.

Reporter : Irdansyah