Untuk Kader HMI di Dompu, 3 Ketum HMI Cabang Angkat Bicara
Cari Berita

Advertisement

Untuk Kader HMI di Dompu, 3 Ketum HMI Cabang Angkat Bicara

Selasa, 24 Juli 2018

Salah satu Alumni HMI Cabang Malang, Abdullah,SH.,MH (berorasi) turun kejalan mendampingi kader HMI Cabang Dompu saat aksi demonstrasi di depan Mapolres Dompu (foto : Poris).
Indikatorbima.com - Terkait tindakan represif pihak kepolisian Dompu terhadap kader HMI Cabang Dompu, Sedikitnya 3 Ketua Umum Cabang HMI di Indonesia angkat bicara. Mereka mendesak agar kasus kekerasan tersebut diusut hingga tuntas, Selasa (24/07/18).

Ketiga ketua umum HMI cabang tersebut terdiri dari HMI cabang Bima, Dompu dan HMI Cabang Malang.

Menurut Sutryadi selaku Formatur ketua umum HMI Cabang Malang mengatakan, bahwa tindakan kekerasan terhadap kader HMI dan aktifis merupakan aksi yang mencederai pilar demokrasi dan ketentuan hukum yang berlaku.

"Tentu kekerasan terhadap aktifis yang menggelar aksi demontrasi masih menjadi momok yang mencederai pilar demokrasi serta kebebasan berekspresi yang dijamin oleh Undang-Undang. Parahnya kasus kekerasan dilakukan oleh aparat keamanan (kepolisian) yang seharusnya melindungi warga negara," jelasnya kepada Indikator Bima.

"Kami mendesak pihak berwenang untuk mengusut tuntas pelaku kekerasan terhadap saudara kita di Dompu, sebagai bentuk komitmen menghargai supremasi hukum dalam masyarakat yang demokratis," tegas Sutryadi.

Hal senada juga disampaikan oleh Fitriani Ketua umum HMI Cabang Bima. Ia mengatakan, bahwa tindakan represif aparatur kepolisian terhadap kader HMI Cabang Dompu sama sekali tidak bisa dibenarkan. Menurutnya mahasiswa dan pemuda merupakan aset bangsa yang seharusnya dilindungi.

"Tindakan represif aparat/oknum anggota polisi di Dompu tidak bisa dibenarkan. Sebab aparat keamanan mestinya menjadi pengayom dan pelindung masyarakat, bukan sebaliknya. Apalagi mahasiswa dan pemuda adalah aset penting bangsa ini sebagai tiang penyangga peradaban," terang Fitriani.

"Kasus ini perlu diusut sampai tuntas, agar hal serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari," lanjutnya.

Fitriani menambahkan, bahwa dirinya bersama anggota HMI Cabang Bima akan melakukan aksi solidaritas sebagai bentuk solidaritas sesama kader HMI.

"Sebagai bentuk solidaritas sesama kader, HMI cabang Bima akan menggelar aksi solidaritas untuk menyuarakan ketidakadilan ini," tegasnya.

Sementara itu, Herdy ketua Umum HMI Cabang Dompu berharap agar para pelaku yang terlibat dalam penganiayaan terhadap salah satu anggotanya di usut tuntas.

"Para pelaku kriminalitas terhadap Arif Wahyudin pada malam Sabtu segera usut tuntas dan kasus pemukulan terhadap dua masa aksi HMI," tegasnya.

"Polda bahkan Polri harus turun tangan terkait masalah ini, jika tidak ingin terus terjadi perlawanan yang lebih besar lagi dari HMI. Dalam waktu cepat akan ada aksi lanjutan," tutupnya.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu