Konflik Internal DPP IMM dan Penetapan Tuan Rumah Muktamar IMM ke XVIII
Cari Berita

Advertisement

Konflik Internal DPP IMM dan Penetapan Tuan Rumah Muktamar IMM ke XVIII

Jumat, 13 Juli 2018

Foto : Penulis
Indikatorbima.com - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) NTB kembali mengeluarkan pernyataan sikap atau tanggapan yang ke-2 terkait konflik internal DPP yang berimbas pada saling klaim untuk menjadi tuan rumah penyelenggara MUKTAMAR IMM KE XVIII yaitu di Kendari dan Malang.

Tanggapan DPD IMM NTB yang ke 1 pada tanggal 28 April 2018 untuk memperjelas struktur DPP dan tuan rumah MUKTAMAR KE XVIII, namun tidak ada juga penyelesaian sampai saat ini oleh DPP IMM. Konflik internal DPP IMM pasca Tanwir IMM ke XVII di Kota Sorong Papua Barat yang diadakan tanggal 12-15 Januari 2018 sampai saat ini belum ada kesimpulan dan titik terang. Saling klaim tuan rumah MUKTAMAR KE XVIII semakin menguat di publik.

MUKTAMAR Malang, Jawa Timur ditetapkan 1-5 Agustus 2018 sedangkan MUKATAMAR Kendari, Sulawesi Tanggara 25-28 Juli 2018. Kondisi seperti ini, tentu memperlihatkan cara-cara yang tidak elok dalam berorganisasi.

Mempertahankan ego kekuasaan dan tanpa mempertimbangkan kemaslahatan bersama untuk kepentingan organisasi adalah cara-cara biadab yang harus menjadi musuh bersama bagi semua kader IMM Se-Indonesia.

Apakah dengan saling mempertahankan ego menjadi pilihan perjuangan mulia dengan
alasan menyelamatkan organisasi?, tentu tidak. IMM adalah rumah kita bersama yang harus kita di jaga.

Siapapun yang menjadi dalang, IMM sebagai tumbal, tentu akan menjadi musuh bersama bagi kader IMM se-Indonesia. Tidak ada cerita konflik, apalagi konflik organisasi yang tidak bisa diselesaikan jika ingin menjaga soliditas organisasi, sebab payung hukum organisasi sudah jelas sebagai kitab panduan dalam berorganisasi.

Jika memang IMM periode ini terpaksa harus MUKTAMAR didua tempat, maka bersiaplah, kita akan dihukum oleh sejarah. Karena kita mewarisi sejarah buruk dalam sejarah perjuangan IMM. Relakah kita dikutuk oleh sejarah, karena mewarisi sejarah buruk seperti itu. Jangan salahkan kader-kader kita di grassroots (komisariat) lari dan mencari komunitas lain karena sudah tidak nyaman berteduh di rumahnya akibat konflik berkepanjangan yang tidak kunjung usai.

Jangan kita mempertahankan ego dengan dalih menyelamatkan organisasi. Mari kita berpikir sejenak untuk memikirkan masa depan IMM dan kader-kader kita. Sebaiknya kita kembali duduk bersama dengan kepala dingin untuk menyelesaikan persoalan ini.

Aib oragnisasi sudah terlanjur diketahui publik akibat ulah kita sendiri. Oleh karena itu
DPD IMM NTB menyikapi hal itu dengan poin-poin sbb:

1. Meminta kepada KORNAS FOKAL IMM dan PP Muhammadiyah untuk memanggil
kembali DPP IMM untuk mencari solusi bersama sebelum MUKTAMAR
diselenggarakan.

2. Mendesak DPP IMM sesuai SK PP Muhammadiyah No: 149/KEP/1.0/B/2017.tgl 10 Shafar 1439 H/30 Oktober 2017 M untuk segera memanggil DPD se-Indonesia untuk membicarakan solusi terbaik demi kepentingan organisasi sebelum
MUKTAMAR.

3. Kepengurusan DPP IMM harus dikembalikan pada kepengurus hasil pleno internal DPP pasca mundurnya Ketua Umum DPP IMM saudara Taufan Putra Kerompot yang sudah disahkan oleh SK PP Muhammadiyah No:
149/KEP/1.0/B/2017.tgl 10 Shafar 1439 H/30 Oktober 2017 dengan kompoisi Ketua Umum Ali Mutohirin dan Sekjen Irfan Surya serta diikuti oleh pengurus lain
sesuai dengan lampiran SK.

4. Mengingat rapat koordinasi DPP IMM dan PP Muhammadiyah untuk melerai konflik internal DPP IMM pada hari Kamis 12 April 2018 bertempat di ruang
rapat Pimpina Pusat Muhammadiyah di Jakarta. Memutuskan memberi batas waktu selama satu pekan terhitung mulai tgl 12 April 2018 kepada DPP IMM yang sesuai SK PP Muhammadiyah untuk bicarakan Tuan Rumah Muktamar IMM ke XVIII dan
sampai saat ini DPP IMM belum bersikap.

5. MUKTAMAR IMM ke XVIII sebaiknya dilaksanakan setelah persoalan konflik diinternal DPP sudah diselesaikan sehingga kader IMM tidak dibingungkan
dengan persoalan dua tempat Muktamar yang berbeda.

Demikian pernyataan sikap DPD IMM NTB untuk kemaslahatan orgnisasi dan sesama
serta untuk menjamin keadilan bersama.

Penulis : Supratman, M.Pd (Ketua Umum DPD IMM NTB)