Ketua KIB Minta KPH Resort Wera Serius Melindungi dan Mengelola Hutan
Cari Berita

Advertisement

Ketua KIB Minta KPH Resort Wera Serius Melindungi dan Mengelola Hutan

Sabtu, 14 Juli 2018

Foto : Ketua KIB Furkan As (memekai peci hitam)
Indikatorbima.com - Ketua Komunitas Indikator Bima (KIB) Furkan AS meminta agar Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Maria Donggo Masa Resort Wera lebih serius dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam melindungi dan mengelola hutan di Kecamatan Wera, Sabtu (14/07/18).

Furkan As menilai bahwa, pelaksanaan tugas dan fungsi KPH Resort Wera masih belum maksimal. Pola pembinaan dan penyuluhan yang dilakukan oleh KPH Resort Wera dirasa masih kurang dan belum tersampaikan dengan baik kepada masyarakat Wera.

"Kami benar-benar tidak merasakan keberadaan KPH Maria Donggo Masa Resort Wera. Hanya mendengar secuil namanya saja. Boleh dijelaskan sejauh ini fungsi pengelolaan dan penjagaannya bagaimana?" katanya.

"Katanya sudah melakukan sosialisasi dan penyuluhan dan lain-lain, tapi kok masih banyak masyarakat Wera khususnya masyarakat Desa Sangiang (petani) yang masih salah paham dengan KPH Resort Wera. Ada apa? Pasti kurang pendekatan dan sosialisasi. Jangan sampai masyarakat menganggap KPH Resort Wera sebagai pengganggu," lanjutnya.

Lebih lanjut Furkan menyarankan agar KPH Resort Wera lebih aktif dalam melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Hal itu menurutnya akan mempermudah pihak KPH Resort Wera dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pelindung dan pengelola hutan.

"Baiknya, KPH Resort Wera lebih aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat. Sebab KPH Resort Wera tidak akan mampu melindungi dan mengelola hutan sendiri melainkan butuh partisipasi masyarakat, tapi bagaimana masyarakat mau berpartisipasi kalau KPH Resort Wera seolah hadir sebagai pengganggu," jelasnya.

"Insya Allah Senin depan kami akan bertamu ke kantor KPH Resort Wera untuk menyampaikan beberapa hal," tambahnya.

Kepala BKPH MDM, Ahyar HMA, S.Hut pun menyadari bahwa pihaknya pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu dirinya meminta sinergitas semua pihak untuk melindungi dan mengelola hutan di Kecamatan Wera dengan baik.

"Saya kira kelebihan dan kekurangan itu pasti ada. Mari kita saling mengisi dan bersinergi sesuai porsi dan posisi kita," terang Ahyar pada salah satu kolom komentar Facebook melalui akun Facebooknya Ahyar Ulamars. Sabtu (14/07/18).

Ia menambahkan bahwa pihaknya sangat terbuka untuk berdiskusi dan berkomunikasi seperti sharing atau berbagi informasi sebagai salah satu upaya untuk membuat KPH lebih baik lagi dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.

"Pada dasarnya kami sangat terbuka untuk diskusi, karena komunikasi adalah wadah untuk kolaborasi, terlebih sharing info dan isu-isu sebagai pijakan untuk menjadikan KPH lebih baik," lanjutnya lagi.

Menurut informasi yang dirangkum oleh tim Investigasi Indikator Bima, beberapa petani di Desa Sangiang masih bingung dan belum paham tentang keberadaan KPH Resort Wera.

"Kadang masyarakat takut ketika mendengar nama mereka. Saya juga begitu, mungkin karena belum paham dan tidak mengerti," ujar salah satu petani desa Sangiang yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu kepala KPH Resort Wera masih dalam upaya konfirmasi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Reporter : Syaiful
Editor      : Fuad D Fu