FMBD Malang Minta Kapolres Dompu Dicopot
Cari Berita

Advertisement

FMBD Malang Minta Kapolres Dompu Dicopot

Selasa, 24 Juli 2018

Foto : Anggota FMBD Kota Malang melakukan foto bersama usai pembacaan dan diskusi di Caffee Cus-Cus Kecamatan Dau Kabupaten Malang.
Indikatorbima.com - Forum Mahasiswa Bima dan Dompu (FMBD) Kota Malang memberikan pernyataan sikap terkait tindakan represif aparatur kepolisian terhadap mahasiswa Dompu. Sedikitinya ada lima tuntutan yang disampaikan, salah satunya meminta Kapolres Dompu dicopot dari jabatannya, Selasa(24/07/18).

5 tuntutan tersebut terdiri dari :
1. Copot Kapolres Dompu apabila tidak bisa mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan dan pemukulan masa aksi HMI Cabang Dompu.
2. Stop kriminalisasi mahasiswa dan masyarakat.
3. Meminta Polres Dompu untuk mengusut tuntas terduga pelaku pengeroyokan terhadap mahasiswa
4. Meminta Polres Dompu untuk menunjung tinggi Equality Before the law
5. Jika tuntutan diatas tidak dipenuhi, maka akan ada aksi solidaritas besar-besaran di Kota Malang.

Koordinator FMBD Kota Malang, Amy Natsir menjelaskan bahwa 5 tuntutan tersebut berdasarkan hasil pembacaan dan diskusi bersama anggota FMBD Kota Malang di Caffee Cus-Cus Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

"Iya, benar adanya terkait tuntutan itu berdasarkan hasil pembacaan," katanya kepada Indikator Bima.

Lebih lanjut Amy mengatakan, bahwa tuntutan tersebut sesuai dengan tingkat kelalaian pihak kepolisian Dompu yang tidak mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dan benar.

"Karena kelalaian aparatur kepolisian dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom dan pengamanan terhadap masyarakat pada umumnya, lebih khususnya mahasiswa yang menjadi korban," jelasnya.

Amy menegaskan, jika tuntutan mahasiswa Bima dan Dompu yang tergabung dalam FMBD Malang di atas tidak dipenuhi, maka pihaknya akan melakukan aksi besar-besaran.

"Jika tuntutan kami tidak bisa dipenuhi, maka kami akan melakukan aksi solidaritas di Kota Malang," tegasnya.

FMBD Kota Malang memberikan dukungan moril kepada teman-teman mahasiswa di Dompu untuk tetap semangat dan konsisten dalam mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

"Untuk teman-teman mahasiswa di Dompu tetap semangat dan konsisten untuk mengawal kasus tersebut," harapnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap salah satu mahasiswa Dompu dan pemukulan terhadap mahasiswa masa aksi HMI Cabang Dompu telah dikecam oleh banyak pihak. Hingga kini, kasus tersebut belum menemukan titik kejelasan dan kepastian tentang siapa oknum polisi yang melakukan tindakan represif.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu