Warga Langgudu Mengais Rupiah di Bibir Pantai
Cari Berita

Advertisement

Warga Langgudu Mengais Rupiah di Bibir Pantai

Senin, 04 Juni 2018

Foto : Suasana antusias warga desa Waduruka Kecmatan Langgudu Kabupaten Bima saat mengambil Gose (Sargassum)
Indikatorbima.com - Warga dusun Tamandaka, desa Waduruka, kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa berbondong-bondong mengais rupiah di bibir pantai ketika air laut surut, Senin (04/06/18). 

Sebut saja berkah di bulan suci ramadhan, puluhan warga memanfaatkan musim surutnya air laut dengan memanen gose atau sargassum. hampir setiap satu bulan dua kali warga setempat beramai-ramai memanen gose atau sargassum di pesisir pantai desa Waduruka.


"Mungkin di bagian pesisir lain, tanaman ini dianggap tak berguna mungkin cuman sebatas tumbuhan biasa.tTetapi di Tamandaka, tanaman ini merupakan berkah karena dari sinilah warga mendapatkan sedikit rupiah," ungkap salah satu warga setempat saat memanen sargassum.

Warga setempat dapat mengumpulkan sargassum untuk dijual. Harganya cukup lumayan untuk memenuhi kebutuhan setiap hari. perkilonya, sargassum dihargai sekitar 15 sampai 16 ribu rupiah.

Tidak sedikit warga setempat memilih untuk tinggal disekitar bibir pantai dengan mendirikan rumah sementara (gubuk) yang sederhana. Hal itu dilakukan semata untuk mempermudah proses panen sargassum. Sehingga warga tidak perlu pulang pergi dari rumah ke bibir pantai ketika musim panen sargassum berlangsung.

Seperti yang diketahui, rumput laut jenis sargassum umumnya merupakan tanaman peraairan yang mempunyai warna coklat, berukuran relatif besar, tumbuh dan berkembang pada substrat yang memiliki dasar yang kuat. Bagian atas sargassum menyerupai semak yang berbentuk simetris bilateral atau radial serta dilengkapi dengan bagian sisi pertumbuhan. umumnya rumput laut tumbuh dan berkembang secara liar. keberadaan sargassum masih belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga.

Reporter : M. Amin
Editor     : Furkan AS