Pembangunan Masjid Tak Kunjung Selesai dan Terbengkalai
Cari Berita

Advertisement

Pembangunan Masjid Tak Kunjung Selesai dan Terbengkalai

Sabtu, 23 Juni 2018

Foto : Masjid Al Ikhsan Desa Rupe Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.
Indikatorbima.com - Masjid tidak hanya sebagai rumah ibadah dalam agama, tapi sebagai simbol bagi masyarakat dan ataupun manusia yang beragama. Tidak perlu lagi kita menjelaskan fungsi masjid yang ada ditengah masyarakat dan dalam Negara.

Ketika kita bicara masjid, kita juga perlu membicarakan persoalan pembangunan masjid Al Ikhsan di Desa Rupe, Kec. Langgudu, Kab. Bima-NTB.

Semenjak dibongkar sekitar tahun 2006-2007 sampai saat ini tidak selesai bahkan terkesan terbengkalai. Kalau kita menghitung dari tahun 2006 sampai 2018, itu sudah tiga belas tahun (ket, 13 Tahun) .

Dalam dunia pembangunan apapun, termasuk masjid pasti memiliki RAB (Rencana Anggara Biaya) yang dibuat Pihak pemerintah Desa, dan bertanggung jawan penuh atas pembangunan masjid tersebut dan berfungsi sebagai acuan dalam pembangunan termasuk acuan anggaran pembangunan.

Kita juga perlu mempertayakan transparansi anggaran pembangunan masjid tersebut ?.
Pertama. Apakah pembangunan masjid ini tidak memiliki biaya, karena sampai saat ini tidak selesai?

Kedua. Jika ada danannya dalam pembangunan masjid ini. Sudah berapakah dana yang terkumpul ? Dan siapa saja yang menjadi donatar dalam pembangunan masjid ini?. Maka dari itu kita perlu mempertanyakan RAB, supaya semuanya jelas dan terang.

Kalau kita mengacu dalam segi adimistrasi, kita juga mempertanyakan fungsi pemerintah Desa terhadap pembangunan masjid tersebut. Sejauh manakah tidakan pemerintah Desa sampai saat ini ?.

Jika masyarakat tidak mampu untuk membangun masjid dalam artian sudah tidak mampu lagi untuk mengumpulkan anggaran, disitulah posisi Pemerintah Desa dan panitia untuk mencari donatur. Dan sepengetahuan saya bahwa anggaran pembangun rumah ibadah pasti ada dari Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima. Semisalkan sudah ada anggaran yang turun dari provinsi dan Pemda Kab. Bima itu ada? Lagi dan lagi, kita butuh taransparansi anggaran, karena masjid adalah kemaslahatan umum.

Sampai manakah tidakan pemerintah Desa untuk pembangunan masjid tersebut ? Dan sampai mana tindakan pemerintah Daerah untuk pembangunan masjid tersebut?

Dan untuk apa kita memimilik harta yang berlimpah, jika kita tidak mampu membangun masjid ini, karna masiid bukan saja sebagai rumah ibadah tapi sebagai simbol yang ada di Desa Kita.

Salam Kalembo ade dei ru'u ndai.

Penulis : Syahrul Ramadhan Al Faruq