Nenek di Madapangga ini Hidup Sebatang Kara di Rumah Tua
Cari Berita

Advertisement

Nenek di Madapangga ini Hidup Sebatang Kara di Rumah Tua

Minggu, 24 Juni 2018

Foto : Sa'dia saat duduk di rumahnya.
Indikatorbima.com - Seorang nenek yang sehari-hari bekerja sebagai tukang urut tinggal sendiri di sebuah rumah beratapkan alang-alang membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah, Minggu (24/06/18).

Sa'adia (65) tahun salah satu warga Rt 16 Rw 02 Desa Woro, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, NTB harus berjuang sendiri tanpa uluran tangan atau sentuhan program dari pemerintah.

Meski memiliki hak sebagai warga negara tidak mampu untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, Sa'adia mengaku belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.

"Tidak ada bantua sama sekali selama ini," kata Sa'adia kepada Indikator Bima saat berkunjung ke rumahnya.

Sa'dia tinggal disebuah rumah panggung 6 tiang, berlantaikan belahan bambu (sari dalam bahasa bima), tanpa anggota keluarga. Ia benar-benar hidup seorang diri. Kadang, bila musim hujan tiba, atap rumahnya kerap kali bocor.

"Tidak ada keluarga, saya tinggal sendiri di rumah," tuturnya.

Foto : Rumah tua tempat tinggal Sa'dia
Untuk bertahan hidup, Sa'dia bekerja sebagai tukang urut. Penghasilannya tidak menentu, kadang dikasih uang dengan jumlah yang tidak seberapa, bahkan hanya dikasih gula oleh orang yang meminta jasanya.

"Penghasilan tergantung di kasih sama orang. Ada yang kasih gulaada kasih uang kadang 20 rb dan kadang 30 ribu. Tapi tidak setiap hari," ungkap Sa'dia.

Meski demikian, Sa'dia mengaku ikhlas menjalani hidup seorang diri. Baginya, hidup adalah perjuangan, sekalipun ia tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah.

Reporter : M. Amin
Editor      : Fuad D Fu