Dituduh Membunuh Razan AL Nazzar, Rebeccam Rum Dicaci Maki Warganet
Cari Berita

Advertisement

Dituduh Membunuh Razan AL Nazzar, Rebeccam Rum Dicaci Maki Warganet

Selasa, 05 Juni 2018

Rebeccam Rum dan Razan Al Nazzar (foto : Es.Abnas24).
Indikatorbima.com - Rebecca Rum (24) tahun yang dituduh sebagai pelaku (sniper) penembakan yang menewaskan Razan Al Najjar pada hari Jumat (01/06/18) lalu, sempat dicaci maki dan dihina oleh warganet, diduga warganet termakan berita hoax, Selasa (05/06/18).

Kematian Razan Al Nazzar sungguh menyakitkan hati publik terutama masyarakat islam. Pasalnya warga muslim berusia 21 tahun ini merupakan sukarelawan yang bekerja sebagai paramedis yang membantu warga Palestina. Razan diduga ditembak oleh penembak jitu (sniper) tentara Israel saat menolong warga Palestina yang terluka.

Baca Juga : Rebeccam Rum Bukan Pembunuh Razan Al Najjar, ini Pengakuannya

Belakangan foto Rebeccam Rum yang sedang memakai seragam lengkap dengan senjata M16 pada tahun 2014 dituduh sebagai pelaku penembakan tersebut ramai diperbincangan di media sosial.
Salah satu akun Facebook @Adel Issabella Muhammad yang memposting foto Rebbecam dan foto Razan Al Najjar dengan keterangan “Ternyata inilah sosok penembak Razan al Najjar, tim medis yg di tugaskan di Gaza. Nama : Meet Rebecca, Asal : Amerika, Umur : 18 th
Tugas : Ahli inteligent sipil Israel/sniper, Bismillah...Do'a kami smoga kau kelak MATI TERBUNUH. Aamiin allaahumma aamiin” mendapat tanggapan dari warganet 1,6 ribu suka dengan berbagai ekspresi emoji marah, di kometari sebanyak 277 kali, 2,2 rb kali dibagikan.
Screenshot postingan akun facebook @Adel Issabella Muhammad.
“Amin. Mati terhina sehina-hinanya,” tulis akun Facebook @Dina Yanti Yanti pada kolom komentar.

“Amin. Laknatullah. Semoga dia mati terbakar dan terpanggang,” tulis akun Facebook @Amin

“Semoga mati terbunuh tetap dalam keadaan kafir. Amiin,” tulis akun facebook @Nuaimawaty syah
“Meet Rebecca Laknatullah. Semoga kau tewas karena diperkosa gerombolan anjing gila,” tulis akun facebook @Manda Michael

Tuduhan terhadap Rebeccam Rum tersebut, muncul melalui unggahan facebook seorang wanita dari Chicago, Suhair Nafal, yang mengaku berasal dari Ramallah. Suhair Nafal mengunggah foto Rebecca ketika memegang senapan otomatis M16 pada tahun 2014 saat Rebecca masih berdinas sebagai unit intelijen di dekat Semenanjung Sinai, Mesir, selatan Israel. Nafal menulis bahwa Rebecca menembak seorang perawat medis di Gaza.

Setelah tiga jam menerbitkan postingannya, halaman Facebook Freedom For Gaza yang memiliki 100.000 pengikut mengunggah dan mengutip deskripsi mantan tentara tersebut dengan keterangan “Pembunuh terlatih ini mengeksekusi seorang perawat Palestina berusia 21 tahun di Gaza saat dia membantu warga sipil yang terluka”

Dilansir dari Jerusalem Post,Rebeccam Rum berusia 24 tahun merupakan warga Israel kelahiran Boston, Amerika Serikat. Diketahui, Rebeccam Rum memang pernah berdinas di tentara Israel sebagai salah satu anggota IDF (Israel Defence Forces). Namun sudah dua tahun lebih ia dibebastugaskan.

Rebecca sangat menyayangkan pesan hoax berantai yang telah menyebabkan dirinya dan keluarganya terancam. Ia menduga bahwa informasi itu merupakan upaya propaganda untuk mengahalangi perdamaian.

"Saya tidak mengikuti soal politik, tapi saya melakukan apa yang saya bisa untuk sadar bahwa ini semacam propaganda untuk menghalangi perdamaian," ujar Rebecca.

Meski begitu, Rebeccam Rum sendiri menyatakan durut berduka dan belasungkawan atas kematian Razan Al Najjar. Ia menghimbau kepada setiap orang untuk tidak menyebarkan berita bohong yang menyebabkan dirinya dibenci.

"Saya sangat berdukacita atas kehilangan putri mereka. Kematian selalu menjadi tragedi. Tapi di sisi lain, mereka harus memeriksa fakta sebelum menyebar menjadi kebohongan. Saya berusaha untuk tahu dan mengerti sisi lain. Orang lain mengambil gambar saya dan membuatnya menjadi simbol kebencian dan ini yang saya tentang," ujar Rebecca Rum.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fua