Sadis! Di Langgudu, Warga Sumba NTT Tusuk 6 Orang Hingga Kritis
Cari Berita

Advertisement

Sadis! Di Langgudu, Warga Sumba NTT Tusuk 6 Orang Hingga Kritis

Jumat, 11 Mei 2018

Foto: salah satu korban penusukan ketika mendapatkan perawatan medis
Indikatorbima.com - Bima kembali berdarah, Sedikitnya 5 warga Bima, NTB dan 1 warga Sumba menjadi korban penusukan oleh sorang warga asal Sumba, NTT pada hari Rabu (09/05/18) sekitar pukul 21.00 WITA di Dermaga Desa Kangga, Kecamatan Langgudu, Kabupaten Bima. Belum diketahui apa motif penusukan tersebut, karena baik korban maupun pelaku belum bisa dimintai keterangan, Jum'at (11/05/18).

Baca : Aneh! Bocah di Dompu Ditemukan Tewas Dengan Leher Tergantung Lutut Sentuh Lantai

6 warga tersebut adalah Yohanes Ratu limu (28) Tahun, perempuan, warga Sumba NTT mengalami luka tusuk pada rusuk kiri, Toni (17) Tahun, laki-laki, warga Desa Kangga Kec Langgudu mengalami luka tusuk pada ulu hati. Salma (55) Tahun, perempuan, Desa Kangga Kec Langgudu mengalami luka pada punggung kiri, lengan kiri, paha kiri, Fatir (6) tahun, laki-laki, warga Desa Kangga Kec. Langgudu mengalami luka pada bagian paha, Amirudin (33) tahun, laki-laki warga Desa Rompo Kec Langgudu) luka pada bagian pinggang. Dan satu lagi belum diketahui identitasnya.

Dari 6 korban penusukan, 3 orang mengalami luka berat dan 3 orang lainnya mengalami luka ringan. Sementara pelaku juga mengalami luka yang cukup serius akibat dihakimi massa. 3 korban yang mengalami luka berat dan pelaku sedang dirawat di RSUD Bima.

Baca : Polisi; Motif dan Identitas Pelaku Penusukan Warga Bima Belum Diketahui

Kapolsek Langgudu Sirajudin, S.H menuturkan, kejadian tersebut berawal dari sekitar 27 orang warga Sumba yang datang menggunakan 2 mobil pick up ingin bertolak ke Sumba, NTT. Saat menunggu perahu boad di Dermaga Kangga, tiba-tiba salah satu warga Sumba mengangamuk dan menikam orang-orang di sekitarnya.

"Sekitar 27 orang datang menggunakan pick up yang ingin bertolak ke Sumba. Saat menunggu perahu di dermaga, tiba-tiba seorang warga Sumba menusuk teman dan orang-orang di sekitarnya", ujar Sirajudin, Kapolsek Langgudu kepada Indikator Bima.
Foto : Pelaku penusukan mengalami kritis
Sampai saat ini, pihak kepolisian belum bisa menentukan apa motif dari penusukan tersebut. Karena pihak kepolisian masih menunggu pulihnya pelaku yang masih koma akibat dihakimi masa.

"Motif pelaku belum diketahui pasti, kami masih menunggu pulihnya pelaku dan korban yang masih dirawat di RSUD Bima", terangnya..

Sirajudin, S.H menghimbau kepada masyarat Langgudu supaya tetap tenang dan tidak termakan emosi atas kejadian tersebut dan menyerahkan kasus ini ke pihak kepolisian.

"Malam ini masyarakat sudah kami himbau dan diharapkan kasus ini diserahkan ke pihak kepolisian. Kepada keluarga korban supaya menahan diri dan bersabar," Himbaunya.

Sampai dengan berita ini ditulis, pihak kepolisian sektor Langgudu sudah memeriksa sedikitnya 27 orang saksi, namun dari semua saksi yang diperiksa belum ada yang mengetahui identitas pelaku.

"Dari semua saksi yang diperiksa, belum ada yang mengetahui siapa pelakunya. Karenanya kami masih menunggu pelaku siumun untuk dimintai keterangan," ungkap Sirajudin.

Diketahui, Pada Kepolisian Resort Langgudu sudah melakukan evakuasi warga Sumba menggunakan mobil truk untuk di amankan ke kantor Polsek Langgudu, untuk mengantisipasi adanya amukan massa.

Reporter : Fuad D Fu
Editor      : Ainul