Hebat! Putra Asal Bima Jadi Doktor Di Usia 26 Tahun, ini Motivasinya
Cari Berita

Advertisement

Hebat! Putra Asal Bima Jadi Doktor Di Usia 26 Tahun, ini Motivasinya

Sabtu, 19 Mei 2018

Foto : Heldy Ramadhan Putra Pembangunan (tengah) melakukan foto bersama dengan promotor doktor pada acara promosi doktor program studi manajemen pendidikan
Indikatorbima.com - Keberhasilan Heldy Ramadhan Putra Pembangunan meraih gelar doktor di bidang manajemen pendidikan pada usia 26 tahun tidak terlepas dari motivasi, usaha dan do'a.

Kesadaran bahwa pendidikan begitu penting dan kewajiban menuntut ilmu menjadi penyemangat baginya.

"Hidup di Negeri yang tanpa empedu ini, generasi Wera harus jadi seorang Cracker Zone," kata mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia ini kepada Indikator Bima.

Meskipun ia lahir dan hidup di daerah pedalaman namun, bukanlah penghalang baginya untuk terus berjuang menunjukan kualitas diri, hingga akhirnya setiap orang yang bertanya tentang dirinya, maka orang tersebut akan mengetahui dari mana sesungguhnya ia berasal.

"Biarpun kita lahir di daerah pedalaman yang tidak banyak orang mengetahuinya tapi percayalah buah pemikiran berkualitas dari kita yg akan menuntun mereka untuk bertanya siapa kita dan darimana kita berasal," tutur Alumni SMAN 1 Wera ini.

Berangkat dari usaha untuk memperbaiki kualitas diri, Pemuda kelahiran 09 Maret tahun 1992 asal Desa Tadewa, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat ini memiliki motivasi dan orientasi serta keperdulian terhadap dunia pendidikan.

"Sederhana saja sebenarnya, jika ingin memperbaiki pendidikan di Indonesia, maka mulai lah dari memperbaiki kualitas diri kita sendiri, dan kita harus pastikan bahwa ilmu pengetahuan yg kita dapatkan haruslah bermanfaat bagi nusa dan bangsa," jawab Heldy saat ditanya oleh reporter Indikator Bima News tentang apa motivasi dirinya hingga mau dan berhasil sampai pada jenjang pendidikan tertinggi.

Tidak hanya itu, ia juga sangat perduli terhadap pendidikan anak muda di daerahnya. Ia pun berharap semoga generasi-generasi yang berasal dari daerahnya memiliki semangat dan keinginan untuk sekolah setinggi-tingginya.

"Harapan besar saya, semoga banyak generasi-generasi yang melanjutkan studi sampai ke S3, karena untuk membangun sebuah daerah, kita perlu sumber daya yang berkualitas," harap Ketua Bidang pengembangan SDM Komite Konstruksi Indonesia (KKI) ini.

Dilihat dari riwayat pendidikannya,
Heldy Ramadhan Putra Pembangunan menyelesaikan seluruh studi pendidikan formalnya dalam waktu 19 tahun 6 bulan. SD Negeri Tadewa (6 tahun) , SMP 1 Wera (3 tahun), SMA 1 Wera (3 tahun, S1 : IKIP Mataram (3 Tahun 6 bulan), S2 : UNS Solo (1 Tahun 6 bulan), kumudian S3 : UNJ Jakarta (2 Tahun 6 bulan). hingga akhirnya ia berhasil memecahkan rekor menjadi doktor termuda di kabupaten Bima.

Baca juga : Doktor Muda Asal Bima Soroti Pendidikan di Bima, 4 Aspek ini Perlu Pembenahan

Semasa kuliah, Heldy Ramadhan Putra Pembangunan juga aktif diberbagai organisasi, baik di organisasi kemahasiswaan maupun di organisasi kemasyarakatan. Dilihat dari riwayat organisasinya, Heldy pernah menjadi Anggota BEM FPMIPA IKIP Mataram, pernah menjadi anggota HTI, pernah menjadi anggota IMTA (Ikatan Mahasiswa Tadewa), dan FORM NTB-Surakarta, KW BIJAK-Jakarta.

Saat ini, Heldy Ramadhan Putra Pembangunan sedang mengajar mata kuliah Supervisi pendidikan, teori sistem, manajemen sekolah, profesi tenaga pendidik dan kependidikan, metodologi penelitian sebagai Asisten Dosen Prof. Dr. Mukhneri Mukhtar, M.Pd di Universitas negeri Jakarta.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu