Soal Dugaan Penggelapan Dana Perawatan Aset Daerah, Wabup Bima; Laporkan Saja
Cari Berita

Advertisement

Soal Dugaan Penggelapan Dana Perawatan Aset Daerah, Wabup Bima; Laporkan Saja

Selasa, 10 April 2018

Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer (foto : Bimakini.com).
Indikatorbima.com - Menanggapi adanya dugaan penggelapan dana perawatan aset daerah oleh pemerintah Kabupaten Bima. Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M.Noer menyarankan kepada mahasiswa Bima yang ada di Kota Yogyakarta untuk melaporkan dugaan tersebut disertai dengan data-data yang akurat, Selasa (10/04/18).

Sebelumnya pada hari Minggu 8 April 2018 lalu, mahasiswa Bima di Yogyakarta melakukan pertemuan dengan berbagai forum yang berada di bawah naungan KEPMA Bima-Yogyakarta bersama Sesepuh Bima di Aula Asrama Sultan Abdul Kahir Yogyakarta.

"Ini benar-benar penipuan yang dilakukan oleh Pemda Bima kepada kita semua, maka apapun yang terjadi mengenai penggelapan Dana Anggaran Aset Kedaearahan yang seharusnya menjadi anggaran perawatan setiap tahunya untuk Asrama, harus kita bongkar secara bersama," ujar salah satu mahasiswa Yogyakarta yang tidak mau disebutkan namanya pada saat pertemuan itu.

Menanggapi adanya dugaan penggelapan dana tersebut, Wakil Bupati Bima menyarankan kepada mahasiswa untuk segera melaporkannya disertai dengan data-data yang akurat.

"Soal anggaran baiknya langsung ke Bupati atau Sekretaris Daerah saja. Tapi kalau benar ada penggelapan laporkan Saja disertai data-data yang akurat," kata Drs. H. Dahlan M. Noer kepada Indikator Bima saat dikonfirmasi melalui WhatsApp kemarin, Senin (09/04/18).

Diketahui, Sekertaris Daerah Bima H. Taufiq bersama beberapa stafnya pernah mengunjungi Asrama mahasiswa Bima-Yogyakarta dan berjanji untuk memperbaiki asrama mahasiswa. Pada pertemuan itupun perwakilan dari mahasiswa Bima diundang ke Hotel Wize Prime Kota Yogyakarta, untuk menandatangani SPDP yang menandakan bahwa mereka benar-benar hadir di Jogjakarta tepatnya di Asrama Sultan Abdul Kahir.

Reporter : Furkan AS
Editor      : Fuad D Fu